Satgas Pencegahan Korupsi Polri Sudah Mulai Bekerja, Ini Sederet Tugasnya

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan memberikan keterangan pers terkait kasus dugaan ujaran kebencian yang dilakukan oleh mantan politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin, 10 Januari 2021. Polri menetapkan Ferdinand Hutahaean sebagai tersangka kasus dugaan ujaran kebencian. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan memberikan keterangan pers terkait kasus dugaan ujaran kebencian yang dilakukan oleh mantan politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin, 10 Januari 2021. Polri menetapkan Ferdinand Hutahaean sebagai tersangka kasus dugaan ujaran kebencian. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menyebut saat ini masih dilakukan pengembangan terhadap korps pemberantasan korupsi di dalam kepolisian. Kendati demikian, mantan pegawai KPK yang menjadi ASN Polri sudah mulai bekerja di dalam Satgas Pencegahan Korupsi.

    Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri, Brigadir Jenderal Ahmad Ramadhan, menyebut Satgas Pencegahan Korupsi saat ini sudah diberikan beberapa tugas. Ia menyebut tugas tersebut di antaranya adalah deteksi, pencegahan, dan monitoring.

    "Satgas Pencegahan Korupsi sudah mulai berkoordinasi dengan lembaga-lembaga dan kementerian," kata dia pada Selasa 18 Januari 2022.

    Ramadhan juga berkata adanya Satgas Pencegahan Korupsi, Polri berharap banyak dengan performa kinerja mereka dalam pencegahan korupsi di Indonesia. Ia menyebut Polri menargetkan tiga capaian yang ingin diraih setelah dibentuk Satgas Pencegahan Korupsi tersebut.

    "Pertama, meningkatkan indeks persepsi korupsi. Kedua, meningkatkan penerimaan anggaran dana negara. Ketiga, membantu perbaikan ekonomi nasional," kata Ramadhan dalam konferensi pers Mabes Polri.

    MIRZA BAGASKARA

    Baca: Begini Struktur Korps Tindak Pidana Korupsi yang Dibikin Kapolri


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Ustaz Abdul Somad Ditolak Masuk Singapura

    Ustaz Abdul Somad, yang populer dengan sebutan UAS, mengaku dideportasi dari Singapura. Dia mengunggah video suasana di imigrasi.