Kasus Satelit Orbit 123, Kejagung Kumpulkan Dokumen dan Alat Bukti

Reporter

Gedung Kejaksaan Agung di Jalan Sultan Hasanudin, Kebayoran Baru, Jakarta, Senin, 16 Maret 2015. Dok.TEMPO/Sudaryono

TEMPO.CO, Jakarta - Kejaksaan Agung terus mendalami kasus dugaan pelanggaran hukum dalam pengelolaan satelit orbit 123 Bujur Timur yang dilakukan oleh Kementerian Pertahanan pada 2015. Selain memeriksa saksi, berbagai alat bukti juga mulai dikumpulkan.

"Sudah 11. Tapi karena ini di penyidikan kan pasti ada tindakan-tindakan lain. Pengumpulan dokumen, alat bukti lain," kata Jaksa Muda Pidana Khusus Febrie Adriansyah, saat ditemui di Komplek DPR, Jakarta Pusat, Senin, 17 Januari 2022.

Febrie menegaskan proses penyidikan sudah berjalan dan penyidik sudah punya rencana tahapan-tahapan berikutnya. Ia pun mengatakan kasus ini bisa naik ke tingkat penyidikan karena adanya audit tujuan tertentu (ATT) dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Sejak naik ke tingkat penyidikan pada Jumat, 14 Januari lalu, Kejaksaan belum menambah jumlah saksi yang telah diperiksa, yakni masih 11 orang. Febrie pun belum dapat memastikan apakah penyidik akan memeriksa sejumlah pejabat terkait yang menjabat saat kasus ini terjadi pada 2015 silam, seperti eks Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu.

"Belum sampai situ lah. Yang jelas kita lihat dari materil perbuatan. Ada beberapa yang sudah akan dipanggil," kata Febrie.

Kasus dugaan pelanggaran hukum itu terjadi saat Kementerian Pertahanan mengambil alih pengelolaan satelit untuk slot orbit 123 Bujur Timur dari Kementerian Komunikasi dan Informatika. Dengan dalih ingin membuat Satelit Komunikasi Pertahanan (Satkomhan), slot diambil alih dan diisi dengan satelit sewaan dari sejumlah perusahaan.

"Seharusnya ini menjadi kewenangan di Kemenkominfo, tetapi ketika ini dialihkan ke Kemenhan disitulah jadi masalah. Tapi kami melihatnya ini inisiatif dari pihak swasta," kata Febrie dalam konferensi pers Jumat lalu.

Baca: Mahfud Md Ungkap Alasan Kasus Satelit Orbit 123 Baru Dibuka Sekarang






Bambang Widjojanto Ungkap Percakapan dengan Eks Direktur Penuntutan KPK

2 jam lalu

Bambang Widjojanto Ungkap Percakapan dengan Eks Direktur Penuntutan KPK

Bambang Widjojanto menduga kembalinya Fitroh ke Kejaksaan Agung karena adanya intervensi dari pimpinan KPK dalam kasus Formula E.


Bareskrim Buka Kembali Penyelidikan Kasus KSP Indosurya: dari Penipuan hingga Pencucian Uang

2 hari lalu

Bareskrim Buka Kembali Penyelidikan Kasus KSP Indosurya: dari Penipuan hingga Pencucian Uang

Bareskrim menyebut penyelidikan kasus KSP Indosurya berkaitan dengan perkara pokoknya (penipuan dan penggelapan) maupun tindak pidana pencucian uang.


Ini Alasan Kejaksaan Agung Ajukan Banding 5 Terdakwa Korupsi Minyak Goreng

4 hari lalu

Ini Alasan Kejaksaan Agung Ajukan Banding 5 Terdakwa Korupsi Minyak Goreng

JPU menilai vonis terdakwa korupsi minyak goreng tersebut tidak sesuai dengan rasa keadilan masyarakat.


Terdakwa Kasus Korupsi Dana Tabungan Perumahan TNI AD Divonis 16 Tahun Penjara

4 hari lalu

Terdakwa Kasus Korupsi Dana Tabungan Perumahan TNI AD Divonis 16 Tahun Penjara

Terdakwa kasus korupsi dana Tabungan Wajib Perumahan TNI AD Brigadir Jenderal TNI Yus Adi Kamrullah dan Ni Putu Purnamasari, divonis 16 tahun


Pengadaannya Diduga Dikorupsi di Kominfo, Kenali Jenis-jenis Tower BTS

5 hari lalu

Pengadaannya Diduga Dikorupsi di Kominfo, Kenali Jenis-jenis Tower BTS

Tower BTS memiliki tiga macam, yakni tower empat kaki, tower tiga kaki dan tower satu kaki.


Kasus Korupsi BTS Kominfo, Kejagung Periksa Dirjen Anggaran Kemenkeu Sebagai Saksi

5 hari lalu

Kasus Korupsi BTS Kominfo, Kejagung Periksa Dirjen Anggaran Kemenkeu Sebagai Saksi

Dalam kasus dugaan korupsi BTS 4G, Kejagung kali ini memeriksa Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan.


Ajukan Kasasi, Kejaksaan Agung Anggap Vonis Lepas Pemilik Indosurya Keliru

5 hari lalu

Ajukan Kasasi, Kejaksaan Agung Anggap Vonis Lepas Pemilik Indosurya Keliru

KSP Indosurya tidak pernah melakukan rapat pertanggungjawaban tertinggi, serta produk yang dijual tidak masuk akal.


Terkini: JD.ID Tutup 31 Maret 2023, Kejagung Periksa 10 Orang di Kasus Korupsi BTS Kominfo

5 hari lalu

Terkini: JD.ID Tutup 31 Maret 2023, Kejagung Periksa 10 Orang di Kasus Korupsi BTS Kominfo

JD.ID tutup 31 Maret 2023 dan akan fokus ke rantai pasok lintas negara. Kejagung memeriksa 10 orang di kasus korupsi BTS Kominfo.


Kejagung Periksa 10 Orang di Kasus Korupsi BTS Kominfo, Siapa Saja?

6 hari lalu

Kejagung Periksa 10 Orang di Kasus Korupsi BTS Kominfo, Siapa Saja?

Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung memeriksa 10 orang di kasus dugaan korupsi pengadaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS).


SOS Darurat iPhone 14 Selamatkan Dua Wanita di Kanada

6 hari lalu

SOS Darurat iPhone 14 Selamatkan Dua Wanita di Kanada

Untunglah, salah satu wanita memiliki iPhone 14 dan menggunakan SOS Darurat melalui fitur satelit untuk meminta pertolongan.