Selain Bupati, Berikut Daftar 6 Tersangka di Kasus Penajam Paser Utara

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Petugas menunjukkan sejumlah uang tunai barang bukti dalam konferensi pers terkait OTT Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis, 13 Januari 2022. Barang bukti rekening bank dengan saldo Rp 447 juta itu berada di rekening milik Bendahara Umum DPC Partai Demokrat Balikpapan, Nur Afifah Balqis (NAB). TEMPO/M Taufan Rengganis

    Petugas menunjukkan sejumlah uang tunai barang bukti dalam konferensi pers terkait OTT Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis, 13 Januari 2022. Barang bukti rekening bank dengan saldo Rp 447 juta itu berada di rekening milik Bendahara Umum DPC Partai Demokrat Balikpapan, Nur Afifah Balqis (NAB). TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi menggelar operasi tangkap tangan di Kabupaten Panajam Paser Utara. Setelah OTT itu, KPK menetapkan 6 orang menjadi tersangka kasus korupsi.

    “KPK meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan dengan mengumumkan tersangka sebagai berikut,” kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di kantornya, Jakarta, Kamis, 13 Januari 2022.

    KPK menetapkan 5 orang tersangka sebagai penerima suap. Di antaranya, Bupati Penajam Paser Utara, Abdul Gafur Mas’ud; pelaksana tugas Sekretaris Daerah Mulyadi; Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Edi Hasmoro; Kepala Bidang Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Jusman; serta Bendahara Umum DPC Parati Demokrat Balikpapan, Nur Afifah Balqis.

    Sementara sebagai tersangka penerima suap, KPK menetapkan satu orang tersangka, yaitu Achmad Zuhdi selaku pihak swasta.

    KPK menetapkan mereka dalam kasus suap pengadaan barang dan jasa, serta perizinan di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur 2021-2022. Pemerintah Kabupaten mengagendakan beberapa proyek di Dinas PU dan Dinas Pendidikan pada 2021. Nilai kontrak semua proyek mencapai Rp 112 miliar, seperti proyek peningkatan jalan dan pembangunan gedung perpustakaan.

    Penyidik KPK menduga Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur memerintahkan bawahannya mengumpulkan sejumlah uang dari kontraktor yang akan mengerjakan proyek-proyek tersebut. Selain itu, KPK menduga Abdul Gafur juga menerima uang dari penerbitan beberapa perizinan pemecahan batu.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Ahok dalam Empat Nama Kandidat Kepala Otorita Ibu Kota Negara Baru

    Nama Ahok sempat disebut dalam empat nama kandidat kepala otorita Ibu Kota baru. Siapa tiga nama lain yang jadi calon pengelola IKN Nusantara?