Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Dilaporkan ke Polisi

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi. Kredit: ANTARA/Diskominfo Sumut

TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dilaporkan pelatih biliar Sumut Khairuddin Aritonang ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Sumut atas tuduhan perbuatan tidak menyenangkan.

Laporan Khairuddin Aritonang alias Coky bersama puluhan kuasa hukumnya itu sebagai buntut aksi jewer telinga yang dilakukan Edy kepada Coky saat penyerahan tali asih kepada atlet dan pelatih yang bertanding di Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX di Papua, Oktber 2021.

Laporan Coky terhadap Edy Rahmayadi diterima petugas SPKT Polda Sumut, Ajun Komisaris MI Saragih dengan tuduhan perbuatan tidak menyenangkan (Pasal 310 dan Pasal 315 KUHP).

Dalam laporan disebutkan, pada Senin 27 Desember 2021 sekitar pukul 14.30 WIB, bertempat di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumut di Jalan Sudirman Nomor 41 Medan, Coky dijewer akibat tidak bertepuk tangan saat Edy Rahmayadi berpidato di depan pelatih dan atlet Sumut yang berlaga di PON Papua

"Kami penerima kuasa hukum Khairuddin Aritonang alias Coky berjumlah 60 advokat melaporkan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi secara resmi atas tindakan perbuatan tidak menyenangkan terhadap klien kami di hadapan atlet dan pelatih serta tamu undangan atas perbuatan jewer telinga dan ucapan 'sontoloyo' yang dilontarkan Edy Rahmayadi," kata kuasa hukum Muhammad Teguh Syuhada Lubis, Senin 3 Januari 2022, seusai membuat laporan. 

Khairuddin Aritonang, ujar Teguh Syuhada, merasa perlakuan Edy menyebabkan kliennya merasa malu diperlakukan seperti orang yang pantas dihukum. "Padahal sebagai pelatih atlet biliar di PON XX Papua, biliar menyumbangkan 5 medali perak dan 7 perunggu untuk Sumut. Jadi konteks jeweran dan ucapan 'sontoloyo' itu bentuk perbuatan yang merendahkan martabat klien kami dan keluarganya mengalami dampak psikologis." ujar Teguh Syuhada Lubis.

Selain laporan resmi, ujar Syuhada, pihaknya menyertakan barang bukti rekaman video dan dua orang saksi. 

Kepala Biro Hukum Pemerintah Provinsi Sumut Dwi Aries Sudarto belum menjawab Tempo hingga berita ini ditulis. Gubernur Edy Rahmayadi enggan menanggapi pertanyaan wartawan yang menunggunya. Edy terlihat bersama beberapa pejabat Pemprov Sumut turun dari Lantai X ke ruang loby Kantor Gubernur Sumut di Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan." Jangan wawancara saya dulu." kata Edy Rahmayadi kepada wartawan. 

SAHAT SIMATUPANG






Gratis Buat Laporan Polisi, Laporkan ke Propam Polri Jika Ada Petugas Minta Bayaran

5 hari lalu

Gratis Buat Laporan Polisi, Laporkan ke Propam Polri Jika Ada Petugas Minta Bayaran

Laporan polisi tidak dipungut biaya sepeser pun. Jika terdapat petugas yang meminta bayaran, Anda dapat melaporkan ke Propam Polri.


Kapolri Perintahkan Kapolsek hingga Kapolda Buka pengaduan via WhatsApp

11 hari lalu

Kapolri Perintahkan Kapolsek hingga Kapolda Buka pengaduan via WhatsApp

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ingin semua yang melapor ke polisi mendapat perlakuan sama. Buat anak buahnya yang melanggar akan ada sanksi.


KLB Dipercepat, Anggota TGIPF Sebut Jabatan Ketua Umum PSSI Bukan Batu Loncatan

32 hari lalu

KLB Dipercepat, Anggota TGIPF Sebut Jabatan Ketua Umum PSSI Bukan Batu Loncatan

Ketua Umum PSSI memutuskan untuk mempercepat Kongres Luar Biasa atau KLB. Putusan itu merespons permintaan dari anggota.


Daftar Ketua Umum PSSI dari Masa ke Masa, Ada yang Pernah Dipenjara

48 hari lalu

Daftar Ketua Umum PSSI dari Masa ke Masa, Ada yang Pernah Dipenjara

Berikut tugas serta nama-nama Ketua Umum PSSI dari awal hingga sekarang, ada Soeratin hingga Iwan Bule yang kontroversial


Pengacara Terjerat Kasus Penipuan, IPW: Penyidik Polres Jakarta Barat Main Mata?

27 September 2022

Pengacara Terjerat Kasus Penipuan, IPW: Penyidik Polres Jakarta Barat Main Mata?

Pengacara berinisial NR (46) yang terjerat kasus dugaan penipuan dan penggelapan disebut tak kooperatif dalam menjalani proses hukum.


Diabadikan Jadi Nama Stadion, Kini Gubernur Papua Lukas Enembe Terjerat Kasus Korupsi

15 September 2022

Diabadikan Jadi Nama Stadion, Kini Gubernur Papua Lukas Enembe Terjerat Kasus Korupsi

Asal nama Stadion Lukas Enembe diambil dari nama Gubernur Papua saat ini yang sedang terjerat kasus korupsi.


Warga Pekanbaru Ditahan karena Unggah Ulang Konten Ferdy Sambo dan Judi, Polda Metro Tangguhkan?

26 Agustus 2022

Warga Pekanbaru Ditahan karena Unggah Ulang Konten Ferdy Sambo dan Judi, Polda Metro Tangguhkan?

Polda Metro Jaya mempertimbangkan tangguhkan penahanan warga Pekanbaru yang ulang konten kasus Ferdy Sambo dan judi.


Nindy Ayunda Telah 18 Hari Dicekal, Dilaporkan Rini Diana karena Sekap Suami

30 Juli 2022

Nindy Ayunda Telah 18 Hari Dicekal, Dilaporkan Rini Diana karena Sekap Suami

Nindy Ayunda dicekal polisi sejak belasan hari lalu. Ia dilarang berpergian ke luar negeri karena terlibat kasus dugaan penyekapan.


Didukung Demokrat Maju Pilkada 2024, Edy Rahmayadi: Istikharah Dulu Saya

11 Juli 2022

Didukung Demokrat Maju Pilkada 2024, Edy Rahmayadi: Istikharah Dulu Saya

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi belum menyatakan sikapnya soal rencana maju di Pilkada 2024. Dia mengatakan akan salat istikharah dulu.


Presiden Jokowi Bentuk Tim Untuk Selesaikan Masalah Sengkarut Tanah di Sumatera Utara

11 Juli 2022

Presiden Jokowi Bentuk Tim Untuk Selesaikan Masalah Sengkarut Tanah di Sumatera Utara

Presiden Jokowi membentuk tim untuk menyelesaikan masalah soal kepemilikan tanah di Sumatera Utara.