Kemenkes Sebut Pasien Omicron Nyaris Tanpa Gejala, Hanya Batuk Ringan

Reporter

Editor

Amirullah

Siti Nadia Tarmizi. TEMPO/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Juru Bicara Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi, mengatakan bahwa 47 pasien varian Covid-19, Omicron, di Indonesia tak banyak menunjukan gejala klinis. Ia menyebut hampir semua pasien itu termasuk ke dalam kategori orang tanpa gejala (OTG).

"Tidak ada (gejala). Hanya 4-5 orang yang gejala batuk ringan," kata Nadia saat dikonfirmasi, Rabu, 29 Desember 2021.

Kemarin, Kementerian Kesehatan mengkonfirmasi adanya penambahan satu kasus Omicron di Indonesia yang berasal dari transmisi lokal. Saat ini pasien dibawa ke RSPI Sulianti Saroso untuk diobservasi dan dikarantina.

Nadia mengatakan pemerintah langsung melakukan testing dan tracing terhadap warga yang terkait dengan para pasien tersebut. Ia pun meminta masyarakat yang pernah kontak dengan pasien, untuk melakukan pemeriksaan langsung dan karantina walau tesnya menunjukan hasil negatif.

Selain itu, Nadia juga menyayangkan masih banyaknya warga Indonesia yang bepergian ke luar negeri dalam beberapa hari terakhir. Dari 47 kasus Omicron di Indonesia, 46 di antaranya diketahui berasal dari penularan dari luar negeri.

"Paling kami antisipasi dan ingatkan untuk tetap menjaga protokol kesehatan selama liburan," kata Nadia.






Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

12 jam lalu

Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

Australia akan menghapus wajib isolasi mandiri di rumah lima hari untuk orang yang terinfeksi Covid-19, yang membuat ahli kesehatan khawatir


Kemenkes Masih Wajibkan Vaksin Meningitis Jamaah Umrah Meski Saudi Cabut Syarat

14 jam lalu

Kemenkes Masih Wajibkan Vaksin Meningitis Jamaah Umrah Meski Saudi Cabut Syarat

Polemik vaksin meningitis ini mencuat setelah sejumlah jemaah umrah dari Bandara Juanda, Surabaya, gagal berangkat. Pasokan menipis.


Kemenkes Stok Ulang Vaksin Meningitis untuk Jemaah Umroh Awal Oktober

15 jam lalu

Kemenkes Stok Ulang Vaksin Meningitis untuk Jemaah Umroh Awal Oktober

Menipisnya stok vaksin meningitis ini sempat berdampak pada batalnya keberangkatan sejumlah jemaah umrah dari Bandara Juanda, Surabaya.


Kementerian Kesehatan Tetapkan 3 Lab UI Jadi Pusat Riset Vaksin

5 hari lalu

Kementerian Kesehatan Tetapkan 3 Lab UI Jadi Pusat Riset Vaksin

Kementerian Kesehatan meluncurkan laboratorium jejaring OIC CoE untuk mendukung tercapainya tujuan kemandirian produksi vaksin.


Uji Coba Kelas Rawat Inap Standar, Direktur RSUP Surakarta: 60 Persen Sudah Penuhi 12 Kriteria

9 hari lalu

Uji Coba Kelas Rawat Inap Standar, Direktur RSUP Surakarta: 60 Persen Sudah Penuhi 12 Kriteria

RSUP Surakarta menjadi salah satu rumah sakit yang menerapkan uji coba kelas rawat inap standar untuk pasien dengan hak kelas 2 dan kelas 3.


Skema Pembayaran Baru Siap Diujicobakan di 40 Serang

11 hari lalu

Skema Pembayaran Baru Siap Diujicobakan di 40 Serang

BPJS Kesehatan bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI siap mengujicobakan sistem pembayaran dengan skema Belanja Kesehatan Strategis Kesehatan Ibu dan Anak (BKS KIA) di 40 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) wilayah Kabupaten/Kota Serang.


Tanda-tanda Pandemi Covid-19 Berakhir, WHO Keluarkan 6 Kebijakan

14 hari lalu

Tanda-tanda Pandemi Covid-19 Berakhir, WHO Keluarkan 6 Kebijakan

Dirjen WHO menyatakan sudah ada tanda-tanda pandemi Covid-19 akan berakhir.


Dirjen WHO: Akhir Pandemi COVID-19 Sudah di Depan Mata

15 hari lalu

Dirjen WHO: Akhir Pandemi COVID-19 Sudah di Depan Mata

Ini penilaian paling optimistis sejak PBB menerapkan pandemi COVID-19 pada Maret 2020


Pandemi Covid-19 Belum Usai, Tetap Tegakkan Protokol Kesehatan

16 hari lalu

Pandemi Covid-19 Belum Usai, Tetap Tegakkan Protokol Kesehatan

Pakar epidemiologi mengimbau masyarakat tetap disiplin protokol kesehatan karena pandemi COVID-19 belum berakhir.


PeduliLindungi Tak Dapat Diakses, Kemenkes Minta Masyarakat Gunakan Sertifikat Vaksin

16 hari lalu

PeduliLindungi Tak Dapat Diakses, Kemenkes Minta Masyarakat Gunakan Sertifikat Vaksin

Aplikasi pedulilindungi tidak dapat digunakan karena sedang dalam masa perbaikan.