3 Anggota TNI Buang Korban Kecelakaan ke Sungai, Salah Satu Berpangkat Kolonel

Reporter

Editor

Amirullah

Ilustrasi orang tenggelam. pulse.com.gh

TEMPO.CO, Jakarta - Tiga oknum TNI Angkatan Darat tengah menjalani proses hukum. Mereka diduga terlibat dalam kasus tabrakan di Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat yang mengakibatkan dua remaja tewas.

Kapuspen TNI Mayjen TNI Prantara Santosa menjelaskan, Polresta Bandung telah melimpahkan penyidikan dugaan keterlibatan tiga anggota TNI AD pada Rabu lalu dalam insiden kecelakaan lalu lintas di Kecamatan Nagreg, Rabu (8/12), yang mengakibatkan dua orang remaja tewas. Kedua korban tewas adalah Handi Saputra (16) dan Salsabila (14).

"Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa telah memerintahkan penyidik TNI dan TNI AD serta Oditur Jenderal TNI untuk melakukan proses hukum," kata Prantara dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Jumat, 24 Desember 2021.

Tiga oknum anggota TNI AD itu, yakni Kolonel Inf P, Kopral Dua DA, dan Kopral Dua Ad. Ketiganya menjalani penyidikan di tempat yang berbeda.

Kolonel Infanteri P (Korem Gorontalo, Kodam Merdeka) tengah menjalani penyidikan di Polisi Militer Kodam Merdeka, Manado. Kopral Dua DA (Kodim Gunung Kidul, Kodam Diponegoro) tengah menjalani penyidikan di Polisi Militer Kodam Diponegoro, Semarang; dan Kopral Dua Ad (Kodim Demak, Kodam Diponegoro) tengah menjalani penyidikan di Polisi Militer Kodam Diponegoro, Semarang.

Prantara menyebutkan, ketiga oknum TNI AD itu melanggar UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya, antara lain Pasal 310 (ancaman pidana penjara maksimal 6 tahun) dan Pasal 312 (ancaman pidana penjara maksimal 3 tahun).

Selain itu, KUHP Pasal 181 (ancaman pidana penjara maksimal 6 bulan), Pasal 359 (ancaman pidana penjara maksimal 5 tahun), Pasal 338 (ancaman pidana penjara maksimal 15 tahun), Pasal 340 (ancaman pidana penjara maksimal seumur hidup).

Dia menegaskan, selain akan melakukan penuntutan hukuman maksimal sesuai tindak pidananya, Panglima TNI juga telah menginstruksikan penyidik TNI dan TNI AD serta Oditur Jenderal TNI untuk memberikan hukuman tambahan.

"Hukuman tambahannya berupa pemecatan dari dinas militer kepada tiga oknum anggota TNI AD tersebut," kata Prantara.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Erdi A Chaniago mengatakan peristiwa tabrakan itu terjadi di Jalan Raya Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada Rabu (8/12). Kecelakaan itu diketahui melibatkan dua orang remaja yang menjadi korban tewas, yakni Handi Saputra (16) dan Salsabila (14).

Namun korban dikabarkan hilang setelah terlibat kecelakaan. Dua korban yang menggunakan sepeda motor jenis Suzuki FU dengan nomor polisi D 2000 RS itu, diduga ditabrak oleh kendaraan lain saat hendak masuk ke Jalan Raya Nagreg.

Setelah tiga hari berlalu, aparat kepolisian dari Polda Jawa Tengah melaporkan bahwa ada penemuan jasad di kawasan Sungai Serayu pada Sabtu (11/12). Dua jasad itu memiliki ciri-ciri yang sama dengan para korban kecelakaan di Nagreg tersebut.

Selanjutnya, Erdi mengatakan aparat kepolisian dari Polda Jawa Barat berangkat bersama para orangtua korban untuk memastikan identitas kedua jasad tersebut. "Dari itu semua, memang benar korban merupakan anak-anak mereka. Korban divisum, diautopsi, dan dikembalikan kepada orangtuanya untuk dimakamkan," kata Erdi.

Adapun dua korban tersebut ditemukan pada dua lokasi yang berbeda. Handi ditemukan di bantaran Sungai Serayu, Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas; sedangkan Salsabila ditemukan di kawasan muara Sungai Serayu, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Dari kejadian tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti mulai dari pakaian para korban yang digunakan saat kecelakaan dan satu sepeda motor milik korban.






Pasukan Gabungan TNI-Polri Evakuasi 15 Pekerja Pembangunan Puskesmas yang Disandera KKB Papua

8 jam lalu

Pasukan Gabungan TNI-Polri Evakuasi 15 Pekerja Pembangunan Puskesmas yang Disandera KKB Papua

Menurut Pangdam Cendrawasih Mayjen Saleh Mustafa proses evakuasi melibatkan aparat gabungan TNI-Polri menggunakan helikopter.


Polda Metro Jaya Pelajari Kasus Bus Transjakarta Diduga Tabrak Lari Pelajar SMK di Ciputat

12 jam lalu

Polda Metro Jaya Pelajari Kasus Bus Transjakarta Diduga Tabrak Lari Pelajar SMK di Ciputat

Polres Tangerang Selatan telah menyerahkan perkara bus Transjakarta diduga tabrak lari siswa SMK ini ke Polda Metro Jaya.


Inilah Helm Cerdas dengan Lampu Hazard Wireless Buatan Mahasiswa UMM

13 jam lalu

Inilah Helm Cerdas dengan Lampu Hazard Wireless Buatan Mahasiswa UMM

ada empat fitur utama pada helm motor buatan Bagus dkk., yakni lampu hazard, sistem antimaling, antiembun, dan pengecasan panel surya.


Mahasiswa UMM Ciptakan Helm Cerdas untuk Tekan Kecelakaan Lalu Lintas, Ini 4 Fitur Utamanya

14 jam lalu

Mahasiswa UMM Ciptakan Helm Cerdas untuk Tekan Kecelakaan Lalu Lintas, Ini 4 Fitur Utamanya

Mahasiswa Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Bagus Dwi Bagaskara, membuat inovasi helm cerdas.


Transjakarta Siap Membantu Polisi Usut Tabrak Lari di Ciputat yang Menewaskan Siswa SMK Agam Aryo

16 jam lalu

Transjakarta Siap Membantu Polisi Usut Tabrak Lari di Ciputat yang Menewaskan Siswa SMK Agam Aryo

Kanit Laka Lantas Polres Tangerang Selatan menyatakan dalam kasus tabrak lari itu, dipastikan Agam tewas ditabrak bus Transjakarta.


Keluarga Mahasiswa UI Hasya Athallah Tetap Tempuh Jalur Hukum Meski Status Tersangka Dicabut

17 jam lalu

Keluarga Mahasiswa UI Hasya Athallah Tetap Tempuh Jalur Hukum Meski Status Tersangka Dicabut

Ibu Mahasiswa UI Hasya Athallah mengatakan tetap menempuh jalur hukum dan menolak upaya restorative justice.


Perindo Rekrut Mayjen TNI (Purn) Joko Warsito, Ini Harapan Hary Tanoesoedibjo

17 jam lalu

Perindo Rekrut Mayjen TNI (Purn) Joko Warsito, Ini Harapan Hary Tanoesoedibjo

Mayjen TNI (Purn) Joko Warsito resmi menjadi Ketua DPW Partai Perindo Banten. Hary Tanoesoedibjo berharap Perindo di Pemilu 2024 bisa raih dua digit.


Rapim TNI dan Polri Bahas Kesiapan Pengamanan Pemilu 2024

19 jam lalu

Rapim TNI dan Polri Bahas Kesiapan Pengamanan Pemilu 2024

Selain pengamanan Pemilu 2024, juga dibahas terkait dukungan TNI dan Polri terhadap agenda strategis nasional tahun 2023.


Penemuan Mayat Kader Parpol di Saluran Air Jalan Pesanggrahan, Polisi Sebut Korban Kecelakaan

20 jam lalu

Penemuan Mayat Kader Parpol di Saluran Air Jalan Pesanggrahan, Polisi Sebut Korban Kecelakaan

Penemuan mayat pria berinisial M itu dilaporkan oleh seorang anggota PPSU Pesanggrahan ke polisi.


Polda Metro Pastikan Fortuner yang Tabrak Lari Ojol di Jaktim Bukan Mobil Dinas Polri

1 hari lalu

Polda Metro Pastikan Fortuner yang Tabrak Lari Ojol di Jaktim Bukan Mobil Dinas Polri

Polda Metro Jaya menyebut pelat nomor Polri yang terpasang di Toyota Fortuner, yang diduga tabrak lari sopir Ojol di Pulogadung, pelat nomor palsu