Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Darurat Kekerasan Seksual, Ulama Perempuan Indonesia Gelar Istighosah

image-gnews
Ilustrasi kekerasan seksual. Freepik.com
Ilustrasi kekerasan seksual. Freepik.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kongres Ulama Perempuan Indonesia bersama jaringan masyarakat sipil menggelar acara doa bersama atau istighosah kubro karena prihatin dengan maraknya kekerasan seksual terhadap perempuan.

Sebanyak 836 peserta yang terdiri dari santri berbagai pesantren di penjuru Indonesia, di antaranya Madura, Malang, Cirebon, dan Yogyakarta, komisioner Komnas Perempuan, aktivis perempuan, dan pegiat Hak Asasi Manusia ikut berdoa dalam acara yang digelar hampir tiga jam sejak pukul 19.00 pada Selasa, 14 Desember 2021.

Selain lantunan Al Quran yang berisi pesan keadilan dan kemanusiaan, acara tersebut juga menampilkan sejumlah pemberitaan media massa yang berisi tentang fakta-fakta kekerasan seksual. Teranyar dan menyedot perhatian publik adalah pemerkosaan belasan santri di sekolah Manarul Huda, Bandung. Kasus ini melibatkan pemilik dan pengasuh sekolah, Herry Wirawan.

Korban rata-rata berusia 13-16 tahun. Delapan di antaranya telah melahirkan bayi. Bahkan, salah satu korban sudah melahirkan dua bayi. 

Ada juga kasus kekerasan seksual yang dialami mahasiswi hingga bunuh diri di Mojokerto, Jawa Timur, Novia Widyasari (23 tahun). Bripda Randy Bagus diduga sengaja menyuruh Novia Widyasari untuk melakukan aborsi sebanyak dua kali. 

Panitia juga menampilkan data kasus kekerasan seksual versi Komnas Perempuan. Ada juga testimoni korban kekerasan seksual melalui video, beberapa di antaranya berasal dari Yogyakarya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pendamping korban juga memberikan kesaksian tentang beratnya mendampingi korban. Satu di antaranya adalah Ria, pendamping korban kekerasan dari Sentra Advokasi Perempuan, Difabel, dan Anak atau Sapda dari Yogyakarta. Ria mendampingi difabel intelektual yang menjadi kekerasan seksual. "Pelaku dan keluarganya kerap mengancam korban," kata Ria.

Inisiator Kongres Ulama Perempuan Indonesia, Badriyah Fayumi membacakan pernyataan sikap Jaringan Kongres Ulama Perempuan Indonesia dan Jaringan Masyarakat Peduli Darurat Kekerasan Seksual. Beberapa poinnya adalah kekerasan seksual adalah kezaliman yang bertentangan dengan cita-cita Islam, Pancasila, dan hak dasar warga negara. Darurat kekerasan seksual mewajibkan negara sebagai ulil amri untuk menciptakan sistem perlindungan hukum untuk mencegah kekerasan seksual, memulihkan korban, dan merehabilitasi pelaku.

Jaringan ini merekomendasikan tokoh agama, tokoh masyarakat menjaga tafsir agama yang adil dan beradab. Pemerintah secara sungguh-sungguh harus mengupayakan sistem pendidikan publik membangun kesadaran tentang bahaya kekerasan seksual. Juga membangun sistem perlindungan hukum mencegah siapapun menjadi korban dan pelaku kekerasan seksual. "Lindungi dan penuhi hak korban," kata Badriyah.

Sebagian besar peserta juga mengirimkan pesan agar Dewan Perwakilan Rakyat segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU  TPKS). Bunyi pesan itu adalah RUU Penghapusan Kekerasan Seksual mencegah orang baik menjadi jahat. Jangan sampai orang-orang yang kita cintai menjadi pelaku dan korban.

Baca juga: Komnas Perempuan Sebut Indonesia Darurat Aturan Perlindungan Perempuan dari Kekerasan Seksual

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Menikmati Keroncong Sembari Plesiran di Hutan Pinus Mangunan Yogyakarta

5 jam lalu

Gelaran Keroncong Plesiran Di Kawasan Hutan Pinus Asri Mangunan Bantul Yogyakarta Sabtu, 20 Juli 2024. Tempo/Pribadi Wicaksono
Menikmati Keroncong Sembari Plesiran di Hutan Pinus Mangunan Yogyakarta

Suasana malam di kawasan Hutan Pinus Asri Mangunan semarak dengan sejumlah musisi lintas genre menyemarakkan gelaran Keroncong Plesiran 2024


Saat Pesawat UFO Nyangkut di Atap Warga Kampung Mantrijeron Yogyakarta

9 jam lalu

Suasana Kampung UFO di Gedongkiwo Mantrijeron Kota Yogyakarta hasil kolaborasi warga dan seniman. Tempo/Pribadi Wicaksono
Saat Pesawat UFO Nyangkut di Atap Warga Kampung Mantrijeron Yogyakarta

Sebuah pesawat yang biasa dikendarai alien atau unidentified flying object atau UFO berwarna silver tampak menyangkut di atap rumah warga di RT 46 RW 10 Kampung Gedongkiwo Kecamatan Mantrijeron Kota Yogyakarta, Minggu 21 Juli 2024.


Sandiaga Minta Program Pelaku Industri Kreatif Bisa Diakses Merata Tanpa Monopoli Kaum 4L

11 jam lalu

Menparekraf Sandiaga Uno saat menghadiri Workshop Peningkatan Inovasi dan Kewirausahaan Kabupaten/Kota Kreatif (KaTa Kreatif) Indonesia di Yogyakarta, Sabtu 20 Juli 2024. Tempo/Pribadi Wicaksono
Sandiaga Minta Program Pelaku Industri Kreatif Bisa Diakses Merata Tanpa Monopoli Kaum 4L

Sandiaga menegaskan, jika program yang dibuat Kemenparekraf untuk membantu memfasilitasi pelaku industri kreatif sepenuhnya bisa diakses merata


Sandiaga Uno Dorong Yogyakarta Bisa Segera Masuk Jaring Kota Kreatif UNESCO

17 jam lalu

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno di Pondok Pesantren Assalafiyyah Mlangi II Sleman Yogyakarta Jumat 19 Juli 2024.  Tempo/Pribadi Wicaksono
Sandiaga Uno Dorong Yogyakarta Bisa Segera Masuk Jaring Kota Kreatif UNESCO

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mendorong agar Kota Yogyakarta bisa segera masuk jaringan Kota Kreatif UNESCO.


Gunung Merapi Erupsi Muntahkan Awan Panas Malam Ini, Ketiga Sejak 1 Juli

1 hari lalu

Guguran awan panas Gunung Merapi, Sabtu malam 20 Juli 2024. Foto : X
Gunung Merapi Erupsi Muntahkan Awan Panas Malam Ini, Ketiga Sejak 1 Juli

Gunung Merapi kembali erupsi memuntahkan awan panas pada Sabtu malam, 20 Juli 2024.


KPAI Minta Polisi yang Cabuli Anak Panti Asuhan di Kantor Polsek Tanjung Pandan Belitung Ditindak Tegas

1 hari lalu

Ilustrasi pelecehan seksual pada anak perempuan. Shutterstock
KPAI Minta Polisi yang Cabuli Anak Panti Asuhan di Kantor Polsek Tanjung Pandan Belitung Ditindak Tegas

Menurut KPAI, pencabulan terhadap anak panti asuhan oleh polisi bukti penegak hukum belum memahami penanganan kekerasan seksual.


Rektor UMS Copot 2 Dosen dalam Kasus Pelecehan Seksual terhadap Mahasiswa

1 hari lalu

Kepala Biro Rektorat UMS Anam Sutopo (kiri), Wakil Rektor IV UMS Em Sutrisna (tengah), dan Kabag Hukum, Layanan Persyarikatan & Umum Biro Rektorat Bambang Sukoco, menggelar konferensi pers di Gedung Siti Walidah UMS, Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu, 20 Juli 2024. TEMPO/SEPTHIA RYANTHIE
Rektor UMS Copot 2 Dosen dalam Kasus Pelecehan Seksual terhadap Mahasiswa

Ada dua dosen UMS yang dicopot dari jabatannya karena kasus pelecehan seksual terhadap mahasiswa. Pencopotan dilakukan setelah dilakukan investigasi.


Wayang Jogja Night Carnival 2024 Angkat Kisah Kepahlawanan Gatotkaca

1 hari lalu

Keriuhan perhelatan Wayang Jogja Night Carnival 2023. Dok. Istimewa
Wayang Jogja Night Carnival 2024 Angkat Kisah Kepahlawanan Gatotkaca

Tema Gatotkaca Wirajaya dalam Wayang Jogja Night Carnival merupakan wujud kepahlawanan tokoh wayang Gatotkaca untuk membela kebenaran dan keadilan


Yogyakarta Kian Padat Wisatawan, Ribuan Ojol Dilatih Bantuan Hidup Dasar Tolong Korban Kecelakaan

2 hari lalu

Kendaraan antre memasuki kawasan Jalan Malioboro Yogyakarta, Jumat 12 April 2024. TEMPO/Pribadi Wicaksono
Yogyakarta Kian Padat Wisatawan, Ribuan Ojol Dilatih Bantuan Hidup Dasar Tolong Korban Kecelakaan

Jalanan Yogyakarta kian padat mobilitas wisatawan dan pelajar-mahasiswa. Kepadatan ini meningkatkan potensi kecelakaan lalu lintas.


PKL Malioboro Bakal Direlokasi Lagi, Ini Harapan Terakhir Pedagang

2 hari lalu

Pedagang di Teras Malioboro 2 Yogyakarta menggelar aksi demonstrasi mendesak rencana relokasi ditunda Rabu (17/7). Tempo/Pribadi Wicaksono
PKL Malioboro Bakal Direlokasi Lagi, Ini Harapan Terakhir Pedagang

Saat relokasi pertama dari trotoar ke Teras Malioboro 2, pendapatan pedagang dinilai turun drastis.