100 Juta Lebih Warga Indonesia Sudah Dapat Vaksin Covid-19 Lengkap

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ekspresi warga usai disuntikan vaksin Covid-19 oleh petugas kesehatan di Dieng Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah, Jumat 5 November 2021. TEMPO/Fajar Januarta

    Ekspresi warga usai disuntikan vaksin Covid-19 oleh petugas kesehatan di Dieng Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah, Jumat 5 November 2021. TEMPO/Fajar Januarta

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Kesehatan menyatakan lebih dari 100 juta warga Indonesia telah mendapatkan dosis lengkap atau 2 dosis vaksin Covid-19. “Berdasarkan data 7 Desember 2021 pukul 18:00 WIB sebanyak 100.033.810 orang telah menerima vaksinasi dosis 1 dan dosis 2,” ujar Kementerian kesehatan dalam pernyataan tertulis Rabu, 8 Desember 2021.

    Artinya, sudah 49 persen program vaksinasi Covid-19 menyasar masyarakat dari total sasaran 208,2 juta orang. Selain itu, pencapaian ini berhasil membawa Indonesia berada di peringkat kelima negara dengan jumlah terbanyak vaksinasi Covid-19 dosis lengkap. Empat negara lainnya berdasarkan Official Data Collated by Our World in Data pada 6 Desember 2021 ialah Cina, India, Amerika Serikat dan Brazil.

    Kemenkes menyatakan target selanjutnya adalah vaksinasi lengkap untuk 208,2 juta warga akan dicapai pada Maret atau April 2022. Sedangkan untuk penyuntikan vaksin Covid-19 dosis pertama sudah mencakup lebih dari 143 juta warga atau 70 persen dari target 208,2 juta harus dicapai di akhir Januari. 

    “Capaian vaksinasi tersebut dicapai berkat usaha optimal dan gotong royong dengan semua pihak, terutama TNI/Polri, pemerintah daerah, BUMN dan pihak swasta yang turut membantu,” tulis Kemenkes. 

    Dalam keterangannya, Kemenkes juga mengingatkan bahwa vaksinasi dosis lengkap menjadi syarat perjalanan dari dan ke Indonesia. Meski Indonesia termasuk dengan kategori level 1 atau kategori rendah, pelaku perjalanan yang ingin berkunjung ke Indonesia direkomendasikan harus sudah divaksinasi dosis lengkap sebelum berpergian.

    Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan Kemenkes terus berupaya mengingatkan percepatan vaksinasi. Selain membuka vaksinasi massal, Kemenkes telah mengeluarkan Surat Edaran yang menginstruksikan seluruh pos pelayanan untuk melakukan vaksinasi kepada semua target sasaran tanpa memandang domisili atau tempat tinggal pada KTP.

    “Vaksinasi menjadi salah satu upaya penting dalam mengurangi laju penyebaran virus sehingga mengurangi lonjakan kasus dan membawa kita keluar dari pandemi. Capaian vaksinasi kita tak lepas dari modal sosial masyarakat Indonesia yang tinggi dengan saling bahu-membahu berpartisipasi dalam menyelenggarakan kegiatan vaksinasi,”ujar Menkes di Jakarta pada Rabu, 8 Desember 2021.

    Masih dalam pernyataannya, Kemenkes memaparkan bahwa Pemerintah terus mengupayakan ketersediaan vaksin baik lewat skema multilateral maupun bilateral demi mencakup stok yang ada saat ini dan menjaga laju vaksinasi Covid19 sesuai dengan stok vaksin yang ada. 

    Kemudian, Kemenkes menghimbau masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Sebab dengan menerima vaksin Covid-19 dan mengikuti protokol kesehatan yang ketat akan semakin banyak warga yang terlindung dari Covid-19.

    Baca juga: Kemenkes Bantah Dinkes Bekasi Soal 4 Warga DKI Terinfeksi Varian Omicron 

    JESSICA ESTER


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia Sepakati Travel Bubble dengan Singapura, Ini Penjelasannya...

    Indonesia membuka pintu pariwisata melalui Travel Bubble. Wisatawan yang memenuhi syarat dapat menyeberang ke Singapura melalui Batam dan Bintan.