Rais Aam Tetap Gelar Konbes Meski Jadwal Muktamar Telah Ditetapkan PBNU

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Rais 'Aam PBNU, Miftachul Akhyar (tengah) menghadiri halal bihalal dan syukuran pemilu damai PCNU Jakarta Utara pada Minggu, 23 Juni 2019. Tempo/Halida Bunga Fisandra

    Rais 'Aam PBNU, Miftachul Akhyar (tengah) menghadiri halal bihalal dan syukuran pemilu damai PCNU Jakarta Utara pada Minggu, 23 Juni 2019. Tempo/Halida Bunga Fisandra

    TEMPO.CO, Jakarta - Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Miftachul Akhyar mengatakan akan tetap menyelenggarakan Konferensi Besar bagi Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama, di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, pada Selasa malam ini, 7 Desember 2021. Konbes tetap dilaksanakan meski PBNU akhirnya telah menyepakati waktu Muktamar PBNU ke-34.

    "Dengan kedatangan PWNU 23, akan melanjutkan Konbes dan tak merubah dari Konbes itu. Tak ada hal intrik-intrik di dalamnya. Yang memperkuat di dalamnya. Hanya itu," kata Miftachul Akhyar di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Selasa, 7 Desember 2021.

    Hal ini diungkapkan Miftachul saat menyambangi pengumuman penetapan tanggal Muktamar NU yang sebelumnya belum jelas. Konbes yang diadakan Miftachul sendiri, awalnya berencana membahas jadwal muktamar. Diketahui awalnya ia ingin agar Muktamar dimajukan

    Miftachul mengaku lega dengan keputusan PBNU yang telah menetapkan jadwal Muktamar ke jadwal awal, yakni 23-25 Desember. Bahkan, ia mengundang seluruh jajaran Pengurus PBNU untuk ikut datang ke Konbes.

    "Kami undang para pengurus PBNU setelah ini dilanjut malam ini segera selesai. Katakan hanya formalitas Konbes," kata Miftachul.

    Dari hasil rapat hari ini, diputuskan bahwa penyelenggaraan Muktamar ke-34 adalah sepenuhnya sebagaimana keputusan konferensi Besar NU tanggal 26 September 2021. Hal ini diputuskan seiring dengan kebijakan penarikan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 terkait pada masa Natal dan Tahun Baru 2022.

    Catatan Koreksi:
    Berita ini telah mengalami perubahan pada Rabu 8 Desember 2021 pukul 7.50 karena kesalahan tulis (typo) 


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia Sepakati Travel Bubble dengan Singapura, Ini Penjelasannya...

    Indonesia membuka pintu pariwisata melalui Travel Bubble. Wisatawan yang memenuhi syarat dapat menyeberang ke Singapura melalui Batam dan Bintan.