Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Gunung Semeru Masih Berpotensi Erupsi Lagi, PVMBG Minta Warga Waspada

Reporter

image-gnews
Awan Panas Guguran dari Gunung Semeru pada Sabtu 4 Desember 2021, pukul 17.24 WIB.
Awan Panas Guguran dari Gunung Semeru pada Sabtu 4 Desember 2021, pukul 17.24 WIB.
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Andini meminta warga di sekitar kawasan Gunung Semeru tetap waspada. Sebabnya potensi erupsi Gunung Semaru masih bisa terus terjadi. "Cuma kalau ditanya waktunya kapan saya tidak bisa jawab," kata Andini, Senin, 6 Desember 2021.

Andini mengatakan PVMBG masih terus melakukan pemantauan dan evaluasi kejadian erupsi Semeru. Pada Ahad kemarin, misalnya, letusan awan panas guguran masih terjadi dua kali. "Bahkan hari ini kami catat telah tiga kali terjadi."

Hingga hari ini, kata dia, PVMBG juga mengkaji apakah erupsi Semeru masih berpotensi terjadi peningkatan atau sudah berkurang. Untuk itu, kata dia, warga di sekitar Gunung Semeru tetap waspada dan mencari lokasi aman untuk melindungi diri jika terjadi kembali erupsi.

Selain itu, kata dia, lembaganya juga belum bisa memastikan kapan kondisi Semeru bakal stabil. "Sekarang masih terus diamati dan dievaluasi. Statusnya pun tetap waspada," ujarnya. "Sebenarnya status waspada di kawasan itu sudah ditetapkan sejak tahun 2012. Jadi cukup lama, mau kapan dinaikkan atau diturunkan masih dilihat aktivitasnya."

Badan Nasional Penanggulangan Bencana meminta seluruh pihak membantu penanganan pasca erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur pada Sabtu kemarin. Kepala BNPB Suharyanto mengatakan telah meminta kementerian, lembaga hingga pemerintah daerah untuk membantu penanganan erupsi Semeru.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Khususnya dalam proses evakuasi korban terdampak dan pemenuhan dasar pengungsi," kata Suharyanto, kemarin. Menurut dia, pembentukan posko terpadu tanggap darurat juga perlu segera dibuat untuk memastikan konsolidasi data dan koordinasi giat pencarian, penyelamatan, evakuasi dan penanganan pengungsi dapat berjalan baik.

Suharyanto pun meminta pasokan kebutuhan pengungsi bisa dipastikan ketersediannya. Ia meminta pemerintah daerah segera melaporkan kepada BNPB jika terjadi kekurangan kebutuhan para pengungsi agar bisa segera dipenuhi. BNPB mencatat lebih dari 1.300 orang mengungsi imbas erupsi Gunung Semaru kemarin. "Tolong dipastikan tersedia dan cukup," ucapnya.

Baca juga: PVMBG Sebut Telah Keluarkan Peringatan Dini Erupsi Semeru Sejak 1 Desember 

IMAM HAMDI

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Tak Hanya Basarnas, Ini Lembaga Nonkementerian yang Dipimpin Militer

3 hari lalu

Kantor Basarnas. Google
Tak Hanya Basarnas, Ini Lembaga Nonkementerian yang Dipimpin Militer

Selain Basarnas, beberapa lembaga nonkementerian dipimpin oleh militer. Siapa saja lembaga tersebut?


BNPB Gelar ARDEX 2023, Simulasi Penanganan Bencana Tingkat Asia Tenggara

5 hari lalu

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bekerja sama dengan AHA Centre, menggelar Asean Regional Disaster Emergency Response Simulation Exercise (ARDEX-2023) di Daerah Istimewa Yogyakarta pada Selasa, 1 Agustus 2023. (BNPB)
BNPB Gelar ARDEX 2023, Simulasi Penanganan Bencana Tingkat Asia Tenggara

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan ARDEX kali ini diikuti oleh peserta dari negara yang berada di wilayah Asia Tenggara.


Menjelang Puncak El Nino Agustus-September, BNPB Ajak Masyarakat Hemat Air

6 hari lalu

Hutan yang dibakar di luar kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, 1 November 2015. Kebakaran hutan ini diperparah dengan fenomena alam El Nino, yaitu berkurangnya curah hujan yang menyebabkan kemarau panjang. Ulet Ifansasti/Getty Images
Menjelang Puncak El Nino Agustus-September, BNPB Ajak Masyarakat Hemat Air

Fenomena El Nino dikhawatirkan akan berdampak pada ketersediaan air atau kekeringan juga ketahanan pangan.


Kelaparan di Papua Tengah, Kepala BNPB: Tanaman Jagung Mati karena Suhu Dingin yang Luar Biasa

7 hari lalu

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto saat mendampingi Menko PMK Muhadjir Effendy memberikan keterangan pers seusai pembukaan Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2022 di Nusa Dua, Bali, Rabu 25 Mei 2022. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/nym.
Kelaparan di Papua Tengah, Kepala BNPB: Tanaman Jagung Mati karena Suhu Dingin yang Luar Biasa

BNPB menjelaskan kondisi kelaparan di Papua Tengah diakibatkan fenomena cuaca ekstrem hujan es yang mengakibatkan tanaman jagung mati.


Siaga, Guguran Lava Gunung Karangetang Meluncur ke Lima Sungai

9 hari lalu

Guguran lava terpantau meluncur ke lima sungai atau kali yang berhulu dari puncak kawah Gunung Karangetang, di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, Sabtu, 29 Juli 2023. Tampak guguran lava yang meluncur pukul 18.33 Wita. ANTARA/HO-Pos PGA Karangetang
Siaga, Guguran Lava Gunung Karangetang Meluncur ke Lima Sungai

Tingkat aktivitas Gunung Karangetang level III siaga.


Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Lagi, Suhu Dini Hari Bisa Sentuh 13 Derajat Celcius

10 hari lalu

Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas guguran pada Jumat petang, 28 Juli 2023. Dok. BPPTKG.
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Lagi, Suhu Dini Hari Bisa Sentuh 13 Derajat Celcius

Awan panas Gunung Merapi pertama di bulan ini terjadi pada 5 Juli 2023 lalu dengan jarak luncur hampir dua kali lipat yakni 2.700 meter ke barat daya.


Gempa Bermagnitudo 5,7 Guncang NTT, Warga Berhamburan

13 hari lalu

Seismograf gempa bumi. ANTARA/Shutterstock/pri
Gempa Bermagnitudo 5,7 Guncang NTT, Warga Berhamburan

BMKG merevisi kekuatan guncangan gempa menjadi magnitudo 5,7.


Karhutla Lahap 400 Hektare di 13 Kabupaten di Kalsel, 4 Helikopter Dikerahkan

16 hari lalu

Pesawat komersial bersiap mendarat di tengah kabut asap akibat kebaran lahan di Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Jumat 23 Juni 2023. Berdasarkan tabel kualitas udara Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada Jumat (23/6) kualitas udara di Banjarbaru mengalami kenaikan dari baik ke sedang hal ini diakibatkan salah satunya dampak kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai meluas di Kalsel. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S
Karhutla Lahap 400 Hektare di 13 Kabupaten di Kalsel, 4 Helikopter Dikerahkan

Empat unit helikopter dioperasikan guna menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan.


Gunung Karangetang Masih Luncurkan Guguran Lava, Status Siaga

18 hari lalu

Pos Pengamatan Gunung Api Karangetang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, memantau guguran lava meluncur ke Kali Kahetang pada periode pengamatan pukul 00.00 - 06.00 WITA, Minggu, 2 Juli 2023. (ANTARA/HO-Pos PGA Karangetang)
Gunung Karangetang Masih Luncurkan Guguran Lava, Status Siaga

Guguran lava masih meluncur dari kawah Gunung Karangetang selama periode pengamatan Kamis pukul 00.00 sampai 06.00 WITA.


BNPB Bantu Perbaikan Jembatan Terdampak Banjir Lahar Dingin Lumajang

28 hari lalu

Petugas BPBD lumajang meninjau lokasi banjir lahar hujan di DAS Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur, Jumat 7 Juli 2023. Banjir tersebut menyebabkan jembatan penghubung Malang-Lumajang terputus dan longsor di beberapa lokasi yang mengakibatkan tiga orang meninggal dunia. ANTARA FOTO/HO/BPBD Lumajang
BNPB Bantu Perbaikan Jembatan Terdampak Banjir Lahar Dingin Lumajang

Untuk saat ini, Jalur Piket Nol KM 59 yang terdampak banjir lahar dingin sudah bisa diakses.