BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Senin Ini

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi cuaca mendung berpotensi turun hujan. Kredit: ANTARA

    Ilustrasi cuaca mendung berpotensi turun hujan. Kredit: ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini perihal potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di sebagian besar wilayah provinsi di Indonesia pada Senin.

    BMKG mencatat potensi hujan lebat dibarengi kilat dan angin kencang terjadi di Provinsi Aceh, Bangka Belitung, Bengkulu, Riau, Lampung, Sumatera Barat, Sumatera Selatan Lalu Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur. 

    Hujan lebat disertai angin kencang juga diprediksi juga terjadi di Provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan. Kemudian Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku, dan Papua Barat.

    Warga yang tinggal di wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat disertai petir dan angin kencang diminta mewaspadai kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.

    BMKG menyatakan peningkatan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah pusat tekanan rendah atau sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi meningkatkan peluang hujan lebat di bagian wilayah Indonesia.

    Menurut BMKG, pusat tekanan rendah terpantau di Samudra Hindia barat daya Lampung dan membentuk daerah konvergensi yang memanjang dari Samudra Hindia selatan Banten hingga barat daya Lampung.

    Di samping itu, sirkulasi siklonik di utara Pulau Kalimantan membentuk daerah konvergensi yang memanjang dari Laut Cina Selatan hingga Laut Natuna bagian timur dan dari utara Pulau Kalimantan hingga Laut Cina Selatan.

    BMKG mencatat daerah konvergensi juga terpantau memanjang di perairan Kepulauan Bangka Belitung hingga perairan selatan Kalimantan Tengah, dari Laut Sumbawa hingga Sulawesi Tenggara bagian selatan. Lalu dari Laut Sulawesi bagian barat hingga Laut Maluku bagian utara, dan dari Laut Banda bagian utara hingga perairan Kepulauan Aru.

    Baca juga: Badai di Laut dan Jarak Dekat Bulan Perparah Banjir Rob Saat Ini


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu Satelit Orbit 123 derajat BT dan Kronologi Kekisruhannya?

    Kejaksaan Agung menilai pengelolaan slot satelit orbit 123 derajat BT dilakukan dengan buruk. Sejumlah pejabat di Kemenhan diduga terlibat.