Erupsi Gunung Semeru, PMI Kirim Masker hingga Kendaraan Hagglund

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ketua Umum PMI Jusuf Kalla usai memantau acara donor darah yang diikuti ratusan personel kepolsian dan TNI di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu, 19 September 2020. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Ketua Umum PMI Jusuf Kalla usai memantau acara donor darah yang diikuti ratusan personel kepolsian dan TNI di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu, 19 September 2020. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla mengirimkan bantuan kebutuhan dasar untuk korban erupsi Gunung Semeru, Jawa Timur. 

    “Kami sudah menyiapkan sejumlah langkah dalam respon Erupsi Semeru ini, yang utama kita mengirimkan kebutuhan dasar dulu sesuai hasil kaji cepat,” kata Jusuf Kalla dalam keterangannya, Ahad, 5 Desember 2021.

    JK mengatakan PMI telah mengerahkan relawan untuk melakukan kaji cepat atau asesmen kebutuhan serta evakuasi masyarakat sekitar. Tim logistik PMI juga mengirimkan bantuan pada Sabtu malam kemarin.

    Pada tahap awal, PMI mengirimkan paket kebersihan sebanyak 200 buah, 50 helai terpaulin, 200 selimut, 100 matras, 50 ribu masker bedah, 20 ribu masker kain, 2.000 pelindung wajah, 6 unit tenda, 7 unit truk tangki air, serta 350 pakain baru.

    Menurut JK, PMI Jawa Timur dan Jakarta juga akan mengirimkan 2 unit kendaraan taktikal Hagglund, family kit, serta dana sesuai kebutuhan. JK meminta agar PMI Jawa Timur menyediakan masakan cepat saji berupa roti maupun mie instan untuk memenuhi kebutuhan makan pagi untuk pengungsi.

    Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebelumnya mendapat laporan dari BPBD Kabupaten Lumajang bahwa terdapat 902 warga mengungsi yang tersebar di beberapa titik akibat erupsi Gunung Semeru.

    Abdul Muhari, pelaksana tugas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB mengatakan sebanyak 305 orang mengungsi di beberapa fasilitasi pendidikan dan balai desa di Kecamatan Pronojiwo. Kemudian sebanyak 409 orang di lima titik balai desa di Kecamatan Candipuro, dan sebanyak 188 orang mengungsi di empat titik yang terdiri dari rumah ibadah dan balai desa di Kecamatan Pasirian.

    FRISKI RIANA

    Baca: Jokowi Perintahkan Pengerahan Bantuan untuk Pengungsi Erupsi Semeru


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu Satelit Orbit 123 derajat BT dan Kronologi Kekisruhannya?

    Kejaksaan Agung menilai pengelolaan slot satelit orbit 123 derajat BT dilakukan dengan buruk. Sejumlah pejabat di Kemenhan diduga terlibat.