Persyaratan untuk Hak Asuh Anak dan 5 Kewajiban Utama Wali

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi orangtua bermain cilukba dengan anak. Shutterstock

    Ilustrasi orangtua bermain cilukba dengan anak. Shutterstock

    TEMPO.CO, JakartaHak asuh anak menjadi pembahasan akhir-akhir ini sejak kisah hak asuh Gala. Untuk dapat memperoleh hak asuh anak terdapat syarat dan dokumen yang perlu dipersiapkan.

    Melansir laman pn-kediri.go.id, terdapat beberapa persyaratan untuk mengajukan hak asuh anak. Pertama, akta kelahiran dari orang tua asli. Kedua, pemohon pernah mengasuh anak minimal enam bulan. Ketiga, melampirkan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dari orang tua asli anak dan pemohon. Keempat, mendapat rekomendasi dari dinas sosial (dinsos). Kelima, pemohon ibu dan bapak melampirkan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Keenam, pemohon ibu dan bapak melampirkan surat keterangan sehat dari dokter. Ketujuh, foto kopi penghasilan atau slip gaji bagi PNS/TNI/POLRI. Kedelapan, membayar biaya perkara.

    Selain itu terdapat dokumen yang harus dipersiapkan. Melansir laman lbhpengayoman.unpar.ac.id, dokumen yang harus dipersiapkan antara lain surat permohonan ke pengadilan, foto kopi KTP satu lembar ukuran A4 tanpa dipotong, fotokopi akter kelahiran ataupun keterangan dokter satu lembar dengan materai Rp 10.000,00, dan fotokopi surat keterangan gaji.

    Pemohon hak asuh sesuai dengan Pasal 31 Undang-undang No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak adalah salah satu dari orang tua asli, saudara kandung, ataupun keluarga sampi derajat ketiga.  Melansir laman bhpjakarta.kemenkumham.go.id, para pemohon ketika sudah menjadi wali perlu memenuhi kewajiban. Berikut beberapa kewajiban:

    1. Mengurus harta kekayaan anak asuh
    2. Bertanggung jawab terhadap kerugian ditimbulkan karena pengasuhan yang buruk
    3. Memelihara dan memberikan pendidikan yang layak kepada anak sesuai harta yang dimiliki, serta mewakili anak dalam pendataannya
    4. Melakukan pendataan dan inventarisasi harta kekayaan anak
    5. Melakukan pertanggungjawaban ketika akhir tugas menjalankan hak asuh anak sebagai wali.

    JACINDA NUURUN ADDUNYAA

    Baca: Bagaimana Hukum Mengatur Hak Asuh Anak dalam Perceraian

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu Satelit Orbit 123 derajat BT dan Kronologi Kekisruhannya?

    Kejaksaan Agung menilai pengelolaan slot satelit orbit 123 derajat BT dilakukan dengan buruk. Sejumlah pejabat di Kemenhan diduga terlibat.