Jokowi Minta Luhut dan Airlangga Waspadai Gelombang Ketiga Covid-19

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Mensesneg Pratikno meninjau kesiapan penerapan prosedur normal baru di Masjid Baiturrahim, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 4 Juni 2020. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/POOL

    Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Mensesneg Pratikno meninjau kesiapan penerapan prosedur normal baru di Masjid Baiturrahim, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 4 Juni 2020. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/POOL

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah memanggil sejumlah menteri terkait dengan antisipasi varian Omicron. Para menteri dipanggil hari ini, Rabu, 1 Desember 2021.

    "Kita juga belajar dari beberapa negara lain dari adanya kasus ini, tapi intinya kita harus selalu waspada. Selalu standby, semua kapasitas yang ada harus selalu siaga," kata Pratikno dalam keterangannya di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.

    Sejumlah menteri yang datang antara lain Menteri Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, hingga Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar.

    Pratikno mengatakan bahwa Jokowi meminta jajaran kabinetnya untuk mewaspadai gelombang ketiga Covid-19. Mereka diminta mengikuti dinamika lapangan dan bereaksi cepat jika gelombang ketiga Covid-19 benar terjadi.

    Selain itu, dia meminta agar progres vaksinasi nasional terus dikebut. Bahkan akhir pekan lalu, Jokowi menggelar rapat khusus membahas mengenai percepatan vaksinasi Covid-19. Apalagi Indonesia akan segera mendapatkan tambahan stok vaksin.

    Ia mengatakan hal ini harus tetap diiringi dengan penerapan protokol kesehatan ketat. Kewaspadaan dan kecepatan reaksi juga harus diterapkan jika situasi terburuk terjadi,

    "Oleh karena itu beliau tadi juga tanya kalau ada kasus bagaimana. Rumah sakit darurat yang diaktifkan menyatakan bahwa mereka siaga. Jadi kita tetap siaga," kata Pratikno menyampaikan pesan Presiden Jokowi kepada para menteri.

    Baca juga: Tepis Isu Reshuffle Kabinet, Pratikno: Semua Menteri Tetap Bekerja


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia Sepakati Travel Bubble dengan Singapura, Ini Penjelasannya...

    Indonesia membuka pintu pariwisata melalui Travel Bubble. Wisatawan yang memenuhi syarat dapat menyeberang ke Singapura melalui Batam dan Bintan.