Ini Aturan Resepsi Pernikahan di Inmendagri Terbaru PPKM Jawa-Bali

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Warga berusaha menerobos portal penutup akses menuju Desa Bantengan, Wungu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Senin, 14 Juni 2021.  Penutupan jalan dilakukan setelah 66 warga Dusun Bulurejo, Bantengan dinyatakan positif COVID-19 setelah ada hajatan resepsi pernikahan hingga akhirnya akses keluar masuk wilayah tersebut ditutup guna pencegahan penularan COVID-19. ANTARA FOTO/Siswowidodo

    Warga berusaha menerobos portal penutup akses menuju Desa Bantengan, Wungu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Senin, 14 Juni 2021. Penutupan jalan dilakukan setelah 66 warga Dusun Bulurejo, Bantengan dinyatakan positif COVID-19 setelah ada hajatan resepsi pernikahan hingga akhirnya akses keluar masuk wilayah tersebut ditutup guna pencegahan penularan COVID-19. ANTARA FOTO/Siswowidodo

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menerbitkan  Instruksi Mendagri Nomor 63 Tahun 2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3, 2, dan 1 di wilayah Jawa dan Bali. Inmendagri yang berlaku mulai 30 November 2021 ini turut memuat aturan pelaksanaan resepsi pernikahan.

    Di wilayah level 3, pelaksanaan resepsi pernikahan dapat diadakan dengan maksimal 25 persen dari kapasitas ruangan, dan tidak mengadakan makan di tempat dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat.

    Untuk wilayah level 2, pelaksanaan resepsi pernikahan dapat diadakan dengan maksimal 50 persen dari kapasitas ruangan dan tidak mengadakan makan di tempat.

    Sedangkan pelaksanaan resepsi pernikahan di wilayah level 1 dapat diadakan dengan maksimal 75 persen.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu Satelit Orbit 123 derajat BT dan Kronologi Kekisruhannya?

    Kejaksaan Agung menilai pengelolaan slot satelit orbit 123 derajat BT dilakukan dengan buruk. Sejumlah pejabat di Kemenhan diduga terlibat.