Kapolda Jawa Timur Berharap Tak Ada Lagi Konflik Antarperguruan Silat

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Sejumlah pelajar memeragakan jurus Pencak Silat Tapak Karuhun saat acara Gebyar Pencak Silat Sumpah Pemuda di GOR Maulana Yusuf Serang, Banten, Kamis 28 Oktober 2021. Acara digelar untuk mengenalkan seni bela diri pencak silat di kalangan pelajar sekaligus dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-93. ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman

    Sejumlah pelajar memeragakan jurus Pencak Silat Tapak Karuhun saat acara Gebyar Pencak Silat Sumpah Pemuda di GOR Maulana Yusuf Serang, Banten, Kamis 28 Oktober 2021. Acara digelar untuk mengenalkan seni bela diri pencak silat di kalangan pelajar sekaligus dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-93. ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Inspektur Jenderal Nico Afinta berharap tidak ada lagi konflik antarperguruan silat. Harapan ini diungkapkan Nico setelah digelarnya Turnamen Pencak Silat Remaja 2021.

    "Karena tujuan diselenggarakannya Turnamen Pencak Silat Remaja Piala Kapolda Jatim 2021 ini untuk meminimalisasi terjadinya konflik antarperguruan silat dan mencari pesilat-pesilat muda berprestasi," ujar Nico saat menutup turnamen di Gedung Mahameru, Mapolda Jatim, Surabaya, Senin, 29 November 2021.

    Nico mengemukakan turnamen ini akan terus diselenggarakan setiap tahun dan berkoordinasi dengan polres jajaran untuk melaksanakan pertandingan serupa.

    "Ke depan kami akan selalu berkoordinasi untuk dapat melaksanakan setiap tahun kejuaraan ini. Bahkan, nanti di kabupaten/kota, saya minta para kapolres berkoordinasi untuk dapat melaksanakan pertandingan serupa," ucap dia.

    Mantan Kapolda Kalimantan Selatan itu berharap dengan banyaknya turnamen, para pesilat remaja yang mempunyai bakat dan talenta bisa ikut bertanding dengan menjunjung sikap ksatria, sportif, dan jujur.

    Nico berharap turnamen ini dapat menelurkan bibit-bibit pesilat yang baik, khususnya untuk Jawa Timur maupun Indonesia, agar dapat berprestasi di kancah nasional hingga internasional.

    "Kami juga membuka kesempatan untuk dapat ikut mendaftar sebagai anggota Polri dan kami akan usulkan ke Mabes Polri, apabila dari atlet-atlet ini ada yang berminat untuk menjadi polisi di jalur prestasi," tutur Nico.

    Pada kesempatan tersebut, Irjen Nico juga berterima kasih kepada seluruh peserta dari 38 kabupaten/kota yang mengikuti turnamen ini, termasuk dukungan dari Dispora Jatim, KONI dan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).

    Sebanyak 2.004 peserta dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur mendaftarkan diri pada turnamen Pencak Silat Remaja Piala Kapolda Jatim 2021 ini. Dari jumlah tersebut, sebanyak 291 peserta yang lolos seleksi dan terpilih.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia Sepakati Travel Bubble dengan Singapura, Ini Penjelasannya...

    Indonesia membuka pintu pariwisata melalui Travel Bubble. Wisatawan yang memenuhi syarat dapat menyeberang ke Singapura melalui Batam dan Bintan.