PPP Targetkan 3 Ribu Kursi DPRD di Pemilu 2024

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Suharso Monoarfa secara aklamasi terpilih sebagai ketua umum Partai Persatuan Pembangunan periode 2020-2025 dalam Muktamar IX PPP, Sabtu malam, 19 Desember 2020. Foto: Istimewa.

    Suharso Monoarfa secara aklamasi terpilih sebagai ketua umum Partai Persatuan Pembangunan periode 2020-2025 dalam Muktamar IX PPP, Sabtu malam, 19 Desember 2020. Foto: Istimewa.

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menargetkan sebanyak 3.000 kursi di tingkat DPRD pada Pemilihan Umum Legislatif  2024.

    Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa  mewajibkan para anggota DPRD Fraksi PPP yang saat ini duduk di legislatif untuk kembali menjadi calon legislatif (caleg) pada Pemilu 2024.
    “Kami persilakan para anggota DPRD PPP yang saat ini duduk di legislatif untuk kembali maju menjadi calon legislatif dan menjadi nomor satu. Tetapi dengan syarat tidak ada konflik,” kata Suharso dalam keterangannya diterima di Jakarta, Senin, 29 November 2021.
    Selain itu, ia meminta setiap anggota DPRD sudah memiliki long list dalam suksesi Pemilu 2024 sehingga dari 1.059 anggota DPRD yang ada bisa bertugas melipatkan jumlah kursi yang diraihnya.

    “Dari 1.059 anggota DPRD ini wajib menjadi 3.000 anggota DPRD, kemudian mereka jika ada dapil yang kosong di daerah tetangganya, tolong diisi,” kata dia.
    Sebaliknya, kata Suharso, saat ini DPP PPP akan menyiapkan perangkat untuk menunjang pemenangan Pemilu 2024 di antaranya membantu pemenangan hingga tingkat TPS.
    “Mereka yang ditugaskan adalah orang yang bebas, merdeka, dan independen sehingga mereka ditugaskan dengan netral,” katanya.
    Suharso mengatakan kerja elektoral menjelang pemilu tidak dilakukan secara sembarangan, tetapi harus dilakukan berirama, kontinu, dan konsisten. “Kita harus punya pasukan siber, minimal 1 orang, ini sangat penting untuk melihat dan menjaga keelektoralan PPP,” ucapnya.

    Selain itu, DPP PPP akan masuk membantu di semua dapil untuk memahami bagaimana berkampanye dengan mudah.
    “Dengan demikian kita bisa melakukan kerja elektoral dengan langkah tepat. Kerja yang membangkitkan, mengajak, beruntun, dan kontinu insya Allah kita bisa menempatkan kembali PPP pada puncak kejayaan,” ujarnya.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu Satelit Orbit 123 derajat BT dan Kronologi Kekisruhannya?

    Kejaksaan Agung menilai pengelolaan slot satelit orbit 123 derajat BT dilakukan dengan buruk. Sejumlah pejabat di Kemenhan diduga terlibat.