Hari Antikekerasan Terhadap Perempuan, Sahkan UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual

Reporter

Tempo.co

Kamis, 25 November 2021 07:02 WIB

Ilustrasi kekerasan seksual. Freepik.com

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Nasional Perempuan menyelenggarakan Kampanye 16 Hari Anti-Kekerasan terhadap Perempuan. Tahun ini, Komnas mengusung tema Gerak Bersama Sahkan Payung Hukum Penghapusan Kekerasan Seksual yang Berpihak pada Korban. Fokus utama dari kampanye tersebut untuk mendorong pengesahan Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS).

“Dalam lima tahun terakhir terdapat 24.786 kasus kekerasan seksual. Ini pelaporan dari lembaga layanan, lembaga pemerintah, maupun pengaduan langsung ke Komnas Perempuan,” kata Satywanti Mashudi, komisioner Komnas Perempuan, dalam Konferensi Pers, Rabu, 24 November 2021

Satywanti mengatakan, 7.344 kasus dicatat sebagai perkara pemerkosaan. Namun, kurang dari 30 persen yang diproses hukum. Menurut dia, kecilnya penanganan hukum ini menunjukkan bahwa aspek substansi belum mengenai sejumlah tindak kekerasan seksual, tapi hanya mencakup pada definisi yang terbatas.

Selain itu, kata dia, saat ini para korban sedang diambang ketidakpastian. Padahal, di masa pandemi, pengaduan kasus kekerasan makin meningkat. Alhasil, ada yang tidak tertangani karena ketiadaan payung hukum yang komprehensif.

Untuk itu, Satywanti menekankan pentingnya hukum yang berpihak pada korban agar terdapat perlindungan yang utuh bagi korban. Selain itu, untuk memutus rantai kekerasan seksual dan menghadirkan pemulihan yang menyeluruh bagi korban.

“Hukum seharusnya tidak hanya berpikir untuk menindak pelaku. Pemulihan korban menjadi sesuatu yang penting karena akan membuat korban jadi pulih dan dapat meneruskan kehidupannya yang baik di masa datang,” ujarnya.

Menurut dia, fenomena gunung es masih terjadi dalam kasus kekerasan seksual. Jumlah kasus yang tidak terlaporkan lebih banyak daripada yang dilaporkan. Sebab, adanya anggapan tabu atau aib yaitu apabila disampaikan akan mempermalukan warga, institusi, dan lingkungan. Selain itu, ada ketidakpercayaan bahwa kasusnya akan diproses serta perspektif aparat penegak hukum terkait kekerasan seksual.

JESSICA ESTER






Kasus Pemerkosaan Warga Pluit oleh WNA Asal Cina Naik ke Penyidikan

6 jam lalu

Kasus Pemerkosaan Warga Pluit oleh WNA Asal Cina Naik ke Penyidikan

Polda Metro Jaya telah menaikkan status ke penyidikan terhadap kasus dugaan pemerkosaan seorang perempuan warga Pluit oleh WNA asal Cina.


Siswi SMK Jadi Korban Pelecehan Seksual di Dalam KRL, Pelaku Bermodus Dapat Membuka Aura

2 hari lalu

Siswi SMK Jadi Korban Pelecehan Seksual di Dalam KRL, Pelaku Bermodus Dapat Membuka Aura

Seorang siswi sekolah menengah kejuruan (SMK) berinisial BCP mengalami pelecehan seksual di dalam kereta rel listrik (KRL) pada Selasa malam, 21 Juni 2022.


Pemerkosa Anak Kandung di Depok Dituntut 18 Tahun Penjara dan Denda Rp 1 Miliar

3 hari lalu

Pemerkosa Anak Kandung di Depok Dituntut 18 Tahun Penjara dan Denda Rp 1 Miliar

Jaksa menuntut terdakwa pemerkosa anak kandung, Agus alias Ateng, hukuman 18 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar.


Terbukti Bersalah Lecehkan Anak di Bawah Umur pada 1975, Bill Cosby Dihukum Bayar Rp 7,4 Miliar

3 hari lalu

Terbukti Bersalah Lecehkan Anak di Bawah Umur pada 1975, Bill Cosby Dihukum Bayar Rp 7,4 Miliar

Di persidangan, Bill Cosby tidak hadir, tapi terdapat video deposisi yang ditunjukkan kepada tim juri berisi penyangkalannya atas tuduhan itu.


PT KAI: Pelaku Pelecehan Seksual Tidak Bisa Naik Kereta Api Lagi

4 hari lalu

PT KAI: Pelaku Pelecehan Seksual Tidak Bisa Naik Kereta Api Lagi

Kereta Api Indonesia (Persero) akan melakukan blacklist terhadap penumpang yang melakukan pelecehan seksual selama dalam perjalanan kereta api.


Pelapor Hotman Paris Gelar Aksi di Komnas Perempuan, Minta Setop Pelecehan

5 hari lalu

Pelapor Hotman Paris Gelar Aksi di Komnas Perempuan, Minta Setop Pelecehan

Forum Batak Intelektual (FBI) pernah melaporkan Hotman Paris Hutapea ke Polda Metro Jaya


Korban Kekerasan Seksual WNA Asal China Datangi PPA Polda Metro Minta Keadilan

5 hari lalu

Korban Kekerasan Seksual WNA Asal China Datangi PPA Polda Metro Minta Keadilan

Kasus dugaan tindakan kekerasan seksual ini terjadi setelah korban terus menerus dikontak oleh pelaku setelah mereka berkenalan lewat media sosial.


Mengenal 10 Fakta Penyakit PTSD

8 hari lalu

Mengenal 10 Fakta Penyakit PTSD

Penyakit PTSD adalah gangguan kejiwaan yang mungkin terjadi pada orang yang pernah mengalami atau menyaksikan peristiwa traumatis.


Aliansi Mahasiswa Demo Tolak Putusan Bebas Pelaku Kekerasan Seksual di UNRI

12 hari lalu

Aliansi Mahasiswa Demo Tolak Putusan Bebas Pelaku Kekerasan Seksual di UNRI

KOMAHI UNRI mengatakan masyarakat telah dikecewakan oleh putusan bebas Syafri Harto dalam kasus kekerasan seksual di Universitas Riau.


4 Bahaya Menggunakan Dark Web

15 hari lalu

4 Bahaya Menggunakan Dark Web

Meski mengakses dark web bukanlah suatu tindakan ilegal, melakukan aktivitas ilegal di dalamnya dapat memiliki implikasi risiko bahaya.