Jokowi Mania Deklarasikan GP Mania di Sumbar, Sebut Ganjar The Next Jokowi

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menikmati ayam taliwang di Rumah Makan Ayam Taliwang H. Moerad di Lombok, NTB, pada Minggu, 21 November 2021. Foto: Taufan Rahmadi

    Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menikmati ayam taliwang di Rumah Makan Ayam Taliwang H. Moerad di Lombok, NTB, pada Minggu, 21 November 2021. Foto: Taufan Rahmadi

    TEMPO.CO, Jakarta - Relawan Jokowi Mania atau Joman mendeklarasikan berdirinya Ganjar Pranowo Mania (GP Mania) Sumatera Barat beserta struktur organisasinya, dipusatkan di Kota Bukittinggi, Rabu, 24 November 2021.

    Deklarasi bertema "Ganjar The Next Jokowi" itu dipimpin oleh Ketua Umum Jokowi Mania Immanuel Ebenezer. "Kenapa kita memilih Ganjar Pranowo, karena pertimbangannya adalah kita sebagai aktivis 1998, kita ingin kesinambungan pasca-Jokowi tetap terjaga. Dan sosok yang mendekati dan cocok dengan beliau adalah Ganjar," kata Immanuel.

    Menurut dia Joman dan GP Mania sama-sama mendukung cita-cita Presiden Jokowi yang memimpin dengan karya nyata. "Tipikal sederhana dan tidak mau dikultuskan ini cocok dengan Ganjar Pranowo, kita bangga dengan Jokowi yang diberikan ruang untuk tetap mengungkapkan kritik kepada pemerintahan sekarang," ujarnya.

    Immanuel berharap struktur organisasi GP Mania Sumatera Barat bisa menjadi penyambung lidah memberikan informasi yang jujur kepada masyarakat Minangkabau. Ia juga berharap kepengurusan GP Mania Sumbar bisa menjadi pelopor di Indonesia, yakni berjalan di jalur nonpartisan. "Kita pastikan bukan bagian dari partai, artinya kita semua mendukung siapa pun yang idenya sama dengan kita," katanya.

    Immanuel meminta GP mania militan, sehingga menginspirasi dalam pertarungan politik 2024. Ia menuturkan bahwa Joman baru satu-satunya yang berani mendeklarasikan dukungan pada Ganjar Pranowo. "Sumbar sebagai daerah lahirnya tokoh nasionalis sangat kita yakini terbuka dengan budaya adatnya untuk berdemokrasi dan berpendapat," kata dia.

    Baca Juga: Relawan Klaim Deklarasikan Sahabat Ganjar di 17 Negara


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fitur Stiker

    Fitur "Add Yours" Instagram dapat mengundang pihak yang berniat buruk untuk menggali informasi pribadi pengguna. User harus tahu bahaya oversharing.

    Dapatkan 2 artikel premium gratis
    di Koran dan Majalah Tempo
    hanya dengan Register TempoID

    Daftar Sekarang (Gratis)