Kamis, 19 Juli 2018

Kekayaan Taufiq Kiemas Sebesar Rp 50 Miliar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Suami Presiden Megawati Sukarnoputri, Taufiq Kiemas, melaporkan harta kekayaannya kepada Komisi Pemeriksa Kekayaan Penyelenggara Negara (KPKPN). "Jumlahnya saya kurang ingat, tapi sekitar Rp 50 miliar," kata Wakil Ketua KPKPN Abdullah Hehamahua di Jakarta, Rabu (22/1). Sehari sebelumnya, kata Hehamahua, Taufiq sudah menandatangani formulir kekayaannya di ruang kerjanya di gedung DPR/MPR. Sebelumnya, suami presiden itu selalu mangkir untuk menandatangani berkas pemeriksaan kekayaannya sejak klarifikasi enam bulan lalu. Setidaknya Komisi sudah tiga kali melayangkan surat kesediaan dan pemberitahuan melalui telepon. "Saya tidak tahu surat itu macetnya di mana," kata Hehamahua. Rencananya jika surat ketiga itu juga tak ditanggapi, Komisi akan melaporkan Taufiq ke polisi dengan alasan menghalang-halangi pemeriksaan oleh petugas negara. Berkas pemeriksaan itu, kata Hehamahua, diantarkan langsung ke ruang kerja Taufiq di DPR untuk ditandatangani. Sebelum berkas ditandatangani, tuturnya, KPKPN belum bisa mempublikasikan kekayaan seorang penyelenggara negara. Jumlah kekayaan Taufiq itu sama dengan kekayaan yang dilaporkan Presiden Megawati. "Sesuai peraturan, harta kekayaan suami istri harus digabung," katan Hehamahua. Namun, jumlah Rp 50 miliar itu, kata Hehamahua, belum termasuk harta warisan dari keluarga Megawati. Alasannya, harta warisan yang berbentuk barang antik belum bisa dihitung secara nominal. "Bu Mega akan mengundang pakar untuk mengkonversikan harta warisan itu ke dalam rupiah," katanya. Harta warisan Mega itu di antaranya keris, lukisan, dan benda-bedan purbakala lainnya peninggalan mendiang Presiden Soekarno. Menurut Hehamahua, Taufik juga berjanji akan mengingatkan istrinya untuk segera menandatangani lembar kekayaannya. "Paling lambat, katanya, 25 Januari ini," jelas Hehamahua. Tapi, Komisi sendiri tak memberikan tenggat kapan berkas pemeriksaan itu segera ditandatangani. Dalam lembar kekayaan Taufiq Kiemas itu juga tak dicantumkan villa di Gunung Geulis, Bogor, yang sempat diramaikan media massa akhir tahun lalu. "Rincinya saya tidak ingat," katanya. Villa di Babakan Madang, Bogor, juga tidak dicantumkan di lembar kekayaan. "Itu kan sudah diakui sebagai milik Pak Kwik Kian Gie," kata Hehamahua. Namun, ia mengakui, dalam lembar kekayaan Kwik yang dilaporkan sebelum berita villa itu merebak, tak tercantum villa di Babakan Madang itu. "Kami akan klarifikasi ke Pak Kwik lagi," katanya. (Bagja Hidayat Tempo News Room)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Venna Melinda dan Legislator yang Pindah Partai di Pemilu 2019

    Beberapa politikus pindah partai dalam pendaftaran calon legislator untuk Pemilu 2019 yang berakhir pada 17 Juli 2018. Berikut beberapa di antaranya.