Anak Max Sopacua Bilang SBY dan AHY Sampaikan Duka ke Keluarga

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Dewan Pembina Partai Demokrat, Ahmad Mubarok (kiri), Majelis Tinggi Partai Demokrat, Max Sopacua (tengah) dan politikus senior Demokrat saat mendeklarasikan Gerakan Moral Penyelamatan Partai Demokrat di Restoran Bumbu Desan, Cikini, Jakarta, Kamis, 13 Juni 2019. Deklarasi dilakukan dalam rangka menyikapi hasil perolehan partai dalam pemilu 2019. Tempo/Amston Probel

    Dewan Pembina Partai Demokrat, Ahmad Mubarok (kiri), Majelis Tinggi Partai Demokrat, Max Sopacua (tengah) dan politikus senior Demokrat saat mendeklarasikan Gerakan Moral Penyelamatan Partai Demokrat di Restoran Bumbu Desan, Cikini, Jakarta, Kamis, 13 Juni 2019. Deklarasi dilakukan dalam rangka menyikapi hasil perolehan partai dalam pemilu 2019. Tempo/Amston Probel

    TEMPO.CO, Jakarta - Anak Max Sopacua, Ferro Sopacua, mengatakan Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono telah menyampaikan ucapan belasungkawa kepada pihak keluarga.

    "Tahu, karena terakhir komunikasi, sempat disampaikan, beliau juga memaafkan Pak SBY dan alhamdulillah juga dari tadi pagi sudah ada utusan statemen dari Pak SBY dan Mas AHY dan itu kami terima kasih sekali," kata Ferro di rumah duka, Bogor, Rabu, 17 November 2021.

    Ferro mengungkapkan, sebelum meninggal dunia ayahnya telah memaafkan mantan pimpinannya di Partai Demokrat tersebut, SBY, yang juga sedang dalam keadaan sakit.

    Menurut Ferro, kabar kondisi SBY yang juga sedang dalam perawatan di rumah sakit di Amerika Serikat, yakni RS St Marys dan RS Mayo Clinic, untuk menjalani kanker prostat juga telah disampaikan pihak keluarga keluarga di hari-hari terakhir Max dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta.
     
    Max menyampaikan kepada keluarganya bahwa telah memaafkan teman-temannya dan juga meminta maaf atas salah dan khilafnya.
     
    "Yang pasti ayah saya meminta maaf kepada semua pihak, itu sempat dikatakan ketika masih bisa berkomunikasi. Beliau menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh keluarga dan tentunya kepada teman-temannya yang tidak bisa disebutkan satu per satu. Jadi kalimat terakhirnya permohonan maaf," katanya.

    Ferro menjelaskan Max sebenarnya telah menjalani perawatan di rumah sakit sekitar satu bulan. Mantan petinggi Partai Demokrat itu awalnya dirawat di RSUD Kota Bogor selama dua minggu, kemudian dirujuk ke RSPAD Jakarta.
     
    Kondisi ayahnya itu menurun pada empat sampai lima hari ke belakang yang diduga ada indikasi kanker di paru-paru. "Dalam empat hari ini, pagi tadi kondisinya menurun dan tadi pagi jam 5.53 WIB ayah saya menghembuskan nafas terakhir," kata dia.
     
    Ia merasa beruntung karena anggota keluarga masih diberi kesempatan untuk mendampingi hingga Max Sopacua menghembuskan nafas terakhirnya.
     
    "Alhamdulillah kami masih diberi izin mendampingi, keluarga pun mendampingi untuk menghembuskan nafas terakhir," ungkapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Prosedur dan Syarat Perjalanan selama PPKM Level 3 Nataru

    Pemerintah mengeluarkan syarat dan prosedur perjalanan selama PPKM saat Natal dan Tahun Baru. Perjalanan ke masuk dari luar negeri juga diperketat.

    Dapatkan 2 artikel premium gratis
    di Koran dan Majalah Tempo
    hanya dengan Register TempoID

    Daftar Sekarang (Gratis)