Moeldoko Sampaikan Belasungkawa Atas Wafatnya Max Sopacua

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Kepala Kantor Staf Presiden, Moeldoko memberikan keterangan pers di kediamannya kawasan Menteng, Jakarta, Rabu, 3 Februari 2021. AHY menyebut kudeta kepemimpinan Partai Demokrat demi kepentingan Moeldoko sebagai calon presiden pada Pilpres 2024 mendatang. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Kepala Kantor Staf Presiden, Moeldoko memberikan keterangan pers di kediamannya kawasan Menteng, Jakarta, Rabu, 3 Februari 2021. AHY menyebut kudeta kepemimpinan Partai Demokrat demi kepentingan Moeldoko sebagai calon presiden pada Pilpres 2024 mendatang. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Moeldoko menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya politikus senior Partai Demokrat Max Sopacua. Ketua Umum Demokrat versi KLB ini menyebut Max Sopacua memiliki peran yang sangat besar di partai politik maupun kontribusi untuk kemajuan rakyat.

    "Pak Moeldoko dan kami keluarga besar Partai Demokrat sangat berduka atas wafatnya Pak Max Sopacua hari ini jam 5:53 WIB di RSPAD Gatot Soebroto karena sakit," kata juru bicara KLB Demokrat, Muhammad Rahmad dalam keterangan tertulisnya, Rabu 17 November 2021.

    Ia menyebut Max Sopacua adalah tokoh penyiar TVRI kawakan. Pecinta olah raga pasti kenal dengan suara dan wajah Pak Max Sopacua era 1980-1990-an. Selain itu, Max ikut merintis lahirnya Partai Demokrat. "Bersama para pendiri partai, beliau membuka jalan sejak awal partai berdiri dan turut membesarkan Partai Demokrat. Beliau sangat banyak berkontribusi untuk kemajuan olah raga nasional ketika sebagai Anggota DPR RI dan aktif di Komisi X," ujarnya.

    Max Sophacua, kata Rahmad, memiliki cita cita besar terhadap Partai Demokrat agar partai merakyat, dirasakan manfaatnya oleh rakyat, dan berkontribusi aktif untuk kemajuan rakyat. "Semoga cita cita Pak Max Sopacua dapat kami teruskan untuk kemajuan rakyat dan bangsa," ucapnya.

    Rahmad mengenang Max Sopacua adalah seorang muslim yang taat. Ia menyebut Moeldoko dan kader lainnya sering salat berjamaah dengan almarhum Max. "Pak Moeldoko dan kami sangat kehilangan, dan mendoakan, semoga Pak Max Sopacua diampuni dosa dosanya oleh Allah SWT, kebaikan kebaikan beliau dibalas Allah SWT dengan pahala yang berlipat ganda, dan semoga menjadi ahli surga," ujarnya.

    Baca: Max Sopacua Akan Dimakamkan di Bogor Siang Ini


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Prosedur dan Syarat Perjalanan selama PPKM Level 3 Nataru

    Pemerintah mengeluarkan syarat dan prosedur perjalanan selama PPKM saat Natal dan Tahun Baru. Perjalanan ke masuk dari luar negeri juga diperketat.

    Dapatkan 2 artikel premium gratis
    di Koran dan Majalah Tempo
    hanya dengan Register TempoID

    Daftar Sekarang (Gratis)