Kapolri Ingatkan Kapolda Kapolres Kapolsek: Ikan Busuk Mulai dari Kepala

Reporter

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (tengah) didampingi Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono (kedua kiri) dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mohammad Fadil Imran (kanan) saat tiba di lokasi peluncuran aplikasi SIM Nasional Presisi Korlantas Polri (Sinar) untuk perpanjangan SIM secara daring di Jakarta, Selasa 13 April 2021. Kapolri meluncurkan aplikasi Sinar untuk perpanjang SIM secara daring agar masyarakat dapat melakukan pembuatan dan perpanjangan SIM A dan SIM C dari mana saja secara online dengan mengunduh platform digital Korlantas di Android maupun Apple. ANTARA FOTO/ Reno Esnir

TEMPO.CO, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beberapa hari terakhir tak bosan-bosannya menanamkan sikap mental kepada seluruh anggotanya agar bisa mengubah perilaku mereka, tidak melakukan kekerasan dan mau menerima kritik dari masyarakat.    

Hal yang sama disampaikan lagi oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat memberikan sambutan dalam penutupan pendidikan Sespimti Polri Dikreg ke-30, Sespimen Polri Dikreg ke-61 dan Sespimma Polri Angkatan ke-66, di Lembang, Jawa Barat, Rabu, 27 Oktober 2021.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan pesan kepada para Kapolda, Kapolres, hingga Kapolsek untuk bisa menjadi teladan bagi jajaran dan masyarakat.

Dilansir dari laman humas.polri.go.id, Sigit menekankan kepada seluruh perwira lulusan tersebut untuk dapat menjadi pemimpin yang mengayomi dan melayani warga dan anggotanya. Ia menekankan jangan hanya memerintah tetapi tidak tahu kesulitan karena ini akan menjadi masalah.

Selain harus mengayomi, seorang pemimpin, kata Kapolri Sigit, harus memiliki sifat dan sikap yang kuat, menguasai lapangan, bergerak cepat, responsif, peka terhadap perubahan dan berani keluar dari zona nyaman.

Seorang pemimpin, kata Kapolri Listyo Sigit Prabowo, juga harus mau turun ke bawah untuk mendengarkan secara langsung aspirasi dari masyarakat dan anggota agar mampu menciptakan rasa saling menghormati antara pemimpin dan jajarannya.

Sigit juga menyinggung perihal tindakan polisi yang represif. Ia mengatakan agar polisi jangan mudah terpancing emosinya ketika sedang turun ke lapangan karena akan mengakibatkan perbuatan yang tidak terukur.

Hal-hal ini harus diperhatikan betul agar polisi mampu menjadi teladan bagi semua sebagaimana semangat dari lahirnya konsep Presisi: Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan.

Sigit kemudian mengutip peribahasa “Ikan Busuk Mulai dari Kepala”. Artinya, segala permasalahan internal di kepolisian dapat terjadi karena pemimpinnya bermasalah atau tidak mampu menjadi teladan bagi jajarannya.

Ini menjadi harapan masyarakat dan tugas rekan-rekan untuk mampu mewujudkan semua ini dari level pemimpin sampai dengan pelaksana,” kata Sigit.

Agar dapat mencapai cita-cita ini, Sigit memastikan bahwa dirinya sebagai pejabat utama Mabes Polri memiliki komitmen untuk memberikan reward bagi personel yang dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan bekerja keras untuk melayani serta mengayomi masyarakat.

“Saya dan seluruh pejabat utama memiliki komitmen kepada anggota yang sudah bekerja keras di lapangan, kerja bagus, capek, meninggalkan anak-istri. Akan selalu komitmen berikan reward, kalau saya lupa tolong diingatkan.” kata Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Begitu juga sebaliknya. Apabila ada personel polisi yang tidak dapat menjalankan tugas dengan baik atau melanggar aturan, ia tidak segan untuk memberikan sanksi yang tegas. Menurut Kapolri, hal ini dilakukan demi kebaikan Korps Bhayangkara kedepan.

Diakhir sambutannya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta agar seluruh personel Polri siap menghadapi segala bentuk tantangan baik dari dalam maupun luar negeri. Misalnya kejahatan terorisme, kemajuan teknologi informasi di era Revolusi 4.0, dan pinjaman online.

NAUFAL RIDHWAN ALY

Baca juga: Kapolri Jadikan Jenderal Hoegeng Teladan: Jujur, Sederhana, Tak Kenal Kompromi

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Apa yang Harus Dilakukan Jika Melihat Kecelakaan Lalu Lintas?

4 jam lalu

Apa yang Harus Dilakukan Jika Melihat Kecelakaan Lalu Lintas?

Orang yang terlibat kecelakaan dan sengaja tidak memberikan pertolongan, atau bahkan terjadi tabrak lari adalah tindak pidana.


Polisi Aipda I Tewas di Kantor Perwakilan Polres Metro Kepulauan Seribu

8 jam lalu

Polisi Aipda I Tewas di Kantor Perwakilan Polres Metro Kepulauan Seribu

Direskrimum Kombes Hengki Haryadi turun langsung memeriksa lokasi tewasnya polisi Aipda I di Kantor Perwakilan Polres Metro Kepulauan Seribu.


Janji Kapolda Metro Bentuk TPF Kasus Mahasiswa UI Tewas Tertabrak Ditunggu

12 jam lalu

Janji Kapolda Metro Bentuk TPF Kasus Mahasiswa UI Tewas Tertabrak Ditunggu

Tim kuasa hukum keluarga Hasya Attalah Syaputra tunggu realisasi pembentukan tim pencari fakta untuk mengusut kasus mahasiswa UI yang tewas tertabrak.


Korban Tewas dalam Ledakan di Masjid Pakistan Bertambah Jadi 87 Orang

12 jam lalu

Korban Tewas dalam Ledakan di Masjid Pakistan Bertambah Jadi 87 Orang

Korban tewas dalam ledakan di masjid Pakistan bertambah menjadi 87 orang, sehari setelah bom bunuh diri


Ini Alasan KPK Menambah Personel dari Kepolisian

16 jam lalu

Ini Alasan KPK Menambah Personel dari Kepolisian

Sebanyak 15 orang personel Polri bergabung dengan KPK sebagai penyidik. Mereka telah menjalani serangkaian tahapan seleksi


Korban Tewas Bom Bunuh Diri di Pakistan Jadi 61, Mayat Polisi Bergelimpangan

16 jam lalu

Korban Tewas Bom Bunuh Diri di Pakistan Jadi 61, Mayat Polisi Bergelimpangan

Ledakan bom bunuh diri terjadi di masjid di Markas Kepolisian Pakistan. Sebagian besar korban tewas adalah anggota polisi.


Komnas HAM Sesalkan Sidang Kasus Tragedi Kanjuruhan Dilaksanakan Tertutup

16 jam lalu

Komnas HAM Sesalkan Sidang Kasus Tragedi Kanjuruhan Dilaksanakan Tertutup

Uli menyebut persidangan tragedi Kanjuruhan memiliki urgensi untuk dijalankan secara terbuka.


Pengamat Kritik Prematurnya Penetapan Tersangka Mahasiswa UI yang Tewas Ditabrak

17 jam lalu

Pengamat Kritik Prematurnya Penetapan Tersangka Mahasiswa UI yang Tewas Ditabrak

Pengamat transportasi, Azas Tigor Nainggolan, mengkritik penetapan tersangka terhadap mahasiswa UI yang tewas ditabrak mobil pensiunan polisi.


Mahasiswa UI Tewas Ditabrak Jadi Tersangka, Politikus NasDem: Polisi Tidak Berempati

18 jam lalu

Mahasiswa UI Tewas Ditabrak Jadi Tersangka, Politikus NasDem: Polisi Tidak Berempati

Politikus Partai NasDem Taufik Basari menganggap polisi tidak berempati lantaran menetapkan mahasiswa UI yang tewas ditabrak jadi tersangka.


Tiga Petugas Pemadam Kebakaran Memphis Dipecat dalam Kasus Tyre Nichols

18 jam lalu

Tiga Petugas Pemadam Kebakaran Memphis Dipecat dalam Kasus Tyre Nichols

Dua polisi Memphis lain dibebastugaskan karena diduga memiliki peran dalam peristiwa pemukulan itu meski tidak didakwa.