Firli Bahuri Cs Rapat di Hotel Mewah di Yogya, Novel Baswedan: Etis Enggak Sih?

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Penyidik nonaktif KPK Novel Baswedan mengikuti aksi anti korupsi di Jakarta, Selasa, 21 September 2021. Peserta aksi meminta Presiden Joko Widodo untuk membatalkan pemecatan 57 pegawai KPK yang selama ini dinilai memiliki integritas tinggi dalam pemberantasan korupsi di Indonesia. ANTARA/M Risyal Hidayat

    Penyidik nonaktif KPK Novel Baswedan mengikuti aksi anti korupsi di Jakarta, Selasa, 21 September 2021. Peserta aksi meminta Presiden Joko Widodo untuk membatalkan pemecatan 57 pegawai KPK yang selama ini dinilai memiliki integritas tinggi dalam pemberantasan korupsi di Indonesia. ANTARA/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan mengkritik rencana pimpinan KPK di bawah Firli Bahuri rapat kerja di Hotel Sheraton, Yogyakarta. 

    “Etis enggak sih? Di tengah pandemi dan kesulitan mengadakan acara begini?” kata Novel lewat akun Twitternya, Rabu, 27 Oktober 2021.

    Novel mengatakan pimpinan KPK Firli Bahuri cs dan pejabat struktural akan  raker di hotel itu selama dua hari. Acara akan ditutup dengan sepeda santai dari Polsek Semplak ke warung kopi.

    Sekretaris Jend Cahya Harefa mengatakan KPK memang mengadakan rapat yang melibatkan pimpinan dan pejabat struktural.

    Rapat itu, kata dia, membahas harmonisasi regulasi dan penyempurnaan struktur organisasi KPK agar sesuai dengan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019. “Untuk itu, sejak hari ini hingga 2 hari ke depan, KPK mengadakan rapat intensif,” kata dia, Rabu, 27 Oktober 2021.

    Dia mengatakan lewat penyesuaian itu, tugas pemberantasan korupsi diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Dia mengatakan rapat pejabat struktural bersama pimpinan KPK termasuk, Firli Bahuri, di Yogyakarta sudah direncanakan sejak jauh hari. Rapat itu sempat tertunda karena pandemi dan baru bisa dilaksanakan sekarang.

    Baca juga: ICW Desak Kapolri Berhentikan Firli Sebagai Anggota Polisi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fitur Stiker

    Fitur "Add Yours" Instagram dapat mengundang pihak yang berniat buruk untuk menggali informasi pribadi pengguna. User harus tahu bahaya oversharing.

    Dapatkan 2 artikel premium gratis
    di Koran dan Majalah Tempo
    hanya dengan Register TempoID

    Daftar Sekarang (Gratis)