Nadiem Makarim Terbitkan Aturan Penanganan Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi

Reporter

Editor

Amirullah

Menteri Pendidikan Kebudayaan dan Ristek Nadiem Makarim memberikan sambutan dalam peluncuran buku penguatan moderasi beragama yang diselenggarakan Kementerian Agama, Rabu 22 September 2021. (ANTARA/Asep Firmansyah/Youtube-Pendis Channel)

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim menerbitkan Peraturan Menteri Nomor 30 tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi. 

Dalam poin pertimbangan disebut, aturan ini dibuat karena semakin meningkatnya kekerasan seksual yang terjadi pada ranah komunitas perguruan tinggi.

"Kekerasan seksual mencakup tindakan yang dilakukan secara verbal, nonfisik, fisik, dan/atau melalui teknologi informasi dan komunikasi," demikian bunyi pasal 5 aturan yang diundangkan pada 3 September 2021 itu.

Pasal 10 mengatur, perguruan tinggi wajib melakukan penanganan seksual melalui pendampingan, perlindungan, pengenaan sanksi administratif, dan pemulihan korban.

Pasal 13-19 kemudian mengatur sanksi administratif kepada pelaku yang terbukti melakukan kekerasan seksual. Sanksi administratif mulai dari yang ringan berbentuk teguran tertulis, atau pernyataan permohonan maaf secara tertulis yang dipublikasikan di internal kampus atau media massa.

Kemudian, sanksi administratif sedang meliputi pemberhentian sementara dari jabatan tanpa memperoleh hak jabatan atau pengurangan hak sebagai mahasiswa. Hak tersebut terdiri dari penundaan mengikuti perkuliahan alias skors, pencabutan beasiswa, atau pengurangan hak lain.

Terakhir, sanksi administratif berat berupa pemberhentian tetap sebagai mahasiswa, atau pemberhentian tetap dari jabatan sebagai tenaga pendidik.

Aturan anyar ini juga mengamanatkan pembentukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di kampus. Sanksi-sanksi administratif yang disebutkan di atas direkomendasikan oleh Satgas. "Satuan Tugas menyusun kesimpulan dan rekomendasi penanganan kekerasan seksual," demikian bunyi Pasal 43.






Polisi Tangkap Eks Pacar yang Lemparkan Helm Plus & Melakukan Kekerasan Seksual

23 jam lalu

Polisi Tangkap Eks Pacar yang Lemparkan Helm Plus & Melakukan Kekerasan Seksual

Polres Metro Jakarta Barat menangkap seorang pria, inisial SAM (23) karena diduga melakukan kekerasan seksual terhadap mantan kekasihnya.


Jaksa Tuduh Kuasa Hukum Putri Candrawathi Paksakan Motif Pelecehan untuk Cari Simpati

1 hari lalu

Jaksa Tuduh Kuasa Hukum Putri Candrawathi Paksakan Motif Pelecehan untuk Cari Simpati

Jaksa mengatakan kuasa hukum bahkan mendukung ketidakjujuran Putri Candrawathi dan melimpahkan kesalahan kepada Yosua.


Jaksa Sebut Dalil Pemerkosaan Putri Candrawathi Khayalan untuk Bebas Jerat Hukum

1 hari lalu

Jaksa Sebut Dalil Pemerkosaan Putri Candrawathi Khayalan untuk Bebas Jerat Hukum

Jaksa mengatakan pleidoi Putri Candrawathi tidak memiliki dasar yuridis yang kuat untuk menggugurkan surat tuntutan.


Jaksa Sebut Putri Candrawathi Tak Lakukan Visum karena Berusaha Pertahankan Ketidakjujuran

1 hari lalu

Jaksa Sebut Putri Candrawathi Tak Lakukan Visum karena Berusaha Pertahankan Ketidakjujuran

Menurut jaksa keterangan ahli psikologi forensik dalam kasus Putri Candrawathi tidak relevan dijadikan alat bukti.


Jaksa Sebut Tim Kuasa Hukum Putri Candrawathi Paksakan Motif Pelecehan Tanpa Bukti Valid

1 hari lalu

Jaksa Sebut Tim Kuasa Hukum Putri Candrawathi Paksakan Motif Pelecehan Tanpa Bukti Valid

Jaksa menuding Putri Candrawathi malah tidak berkata jujur dan ketidakjujuran ini didukung oleh tim kuasa hukumnya.


Begini Kemendikbudristek Apresiasi Christine Hakim yang Ikut Bintangi The Last of Us

3 hari lalu

Begini Kemendikbudristek Apresiasi Christine Hakim yang Ikut Bintangi The Last of Us

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) memberikan apresiasi kepada aktris Christine Hakim.


Program Kampus Mengajar, Siapakah yang Mengajar dan untuk Siapa?

3 hari lalu

Program Kampus Mengajar, Siapakah yang Mengajar dan untuk Siapa?

Kampus Mengajar merupakan salah satu program yang dicanangkan Kemdikbud. Siapakah yang mengajar dan untuk siapa?


Perguruan Tinggi Vokasi Ikuti Sosialisasi Teknis Pertukaran Mahasiswa Merdeka

4 hari lalu

Perguruan Tinggi Vokasi Ikuti Sosialisasi Teknis Pertukaran Mahasiswa Merdeka

Lebih dari 100 peserta perwakilan dari Perguruan Tinggi Penyelenggara Pendidikan Vokasi mengikuti sosialisasi program Pertukaran Mahasiswa Merdeka.


Perguruan Tinggi Bukan Untuk Si Miskin? Ini Kata Rektor UNS

5 hari lalu

Perguruan Tinggi Bukan Untuk Si Miskin? Ini Kata Rektor UNS

Simak penjelasan Rektor UNS Jamal Wiwoho mengenai penentuan UKT di perguruan tinggi.


Pembelaan Putri Candrawathi: Merasa Difitnah dan Bersiteguh Alami Pelecehan

5 hari lalu

Pembelaan Putri Candrawathi: Merasa Difitnah dan Bersiteguh Alami Pelecehan

Terdakwa Pembunuhan Brigadir J, Putri Candrawathi menyampaikan pembelaan atau pleidoi di depan majelis hakim pada Rabu siang, 26 Januari 2023.