Menkes Budi Minta Yogyakarta Segera Habiskan Stok Vaksin AstraZeneca Sebelum...

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Petugas kargo membawa boks berisi vaksin COVID-19 AstraZeneca setibanya di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Kamis 2 September 2021. Sebanyak 500 ribu dosis vaksin AstraZeneca tiba di Indonesia yang merupakan dose sharing dari Pemerintah Australia. ANTARA FOTO/FAUZAN

    Petugas kargo membawa boks berisi vaksin COVID-19 AstraZeneca setibanya di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Kamis 2 September 2021. Sebanyak 500 ribu dosis vaksin AstraZeneca tiba di Indonesia yang merupakan dose sharing dari Pemerintah Australia. ANTARA FOTO/FAUZAN

    Jakarta - Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin meminta pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta segera menghabiskan stok vaksin AstraZeneca sebelum memasuki masa kedaluwarsa.

    Budi menyebut vaksin AstraZeneca yang dikirim ke Yogyakarta merupakan bagian dari bantuan luar negeri yang masa kedaluwarsanya sudah dekat.

    "Kami sudah identifikasi, sekarang kami kejar agar Yogyakarta bisa cepat melakukan penyuntikan vaksin itu," ujar Budi dalam konferensi pers, Selasa, 26 Oktober 2021.

    Menurut Menkes Budi, ada 237 juta dosis vaksin AstraZeneca bantuan dari luar negeri yang dikirim ke daerah.

    Dari jumlah tersebut, ujar dia, yang sudah disuntikkan sekitar 184 juta dosis dan 53 juta dosis lagi masih tersisa sebagai stok di daerah. Ia meminta seluruh stok tersebut dihabiskan sebelum kedaluwarsa.

    "Ada beberapa vaksin yang akan kami salurkan ke daerah lain, kalau memang ternyata Yogyakarta tidak mampu untuk menyuntikkan vaksin tersebut," kata Budi perihal vaksin AstraZeneca yang butuh personel.

    Baca: 185 Ribu Dosis Vaksin Covid-19 di Bekasi Akan Kedaluwarsa, Wali Kota: Dihibahkan
    DEWI NURITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fitur Stiker

    Fitur "Add Yours" Instagram dapat mengundang pihak yang berniat buruk untuk menggali informasi pribadi pengguna. User harus tahu bahaya oversharing.

    Dapatkan 2 artikel premium gratis
    di Koran dan Majalah Tempo
    hanya dengan Register TempoID

    Daftar Sekarang (Gratis)