Polisi Diduga Kriminalisasi Petani, Koalisi Desak Kapolri Copot Kapolres Kampar

Ilustrasi penggerbekan polisi.TEMPO/Amston Probel

TEMPO.CO, Jakarta - Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Agraria mendesak Kepala Kepolisian RI Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar mencopot Kapolres Kampar. Menurut Koalisi, polisi di sana diduga melakukan kriminalisasi ketua koperasi dan petani dalam menghadapi mafia tanah.

“Mencopot Kapolres Kampar dan Kasat Reskrim Polres Kampar yang secara nyata mempermalukan institusi Polri karena bertindak tidak profesional, tidak netral dan cenderung melayani dan melindungi korporasi yang bermasalah,” kata salah satu perwakilan koalisi dari INFID, Intan Bedisa, dalam keterangannya, Sabtu, 23 Oktober 2021.

Koalisi juga meminta Kaporli memerintah Kapolda Riau menghentikan kriminalisasi terhadap petani dan ketua koperasi, sekaligus memberikan perlindungan pada mereka yang sedang memperjuangkan hak-haknya.

Menurut Intan, Kapolri telah menerbitkan instruksi pada jajarannya menyusul berbagai peristiwa ketidakpuasan masyarakat atas kinerja kepolisian. Salah satu instruksinya adalah perintah memberikan sanksi tegas terhadap anggota yang terbukti melanggar disiplin, kode etik maupun pidana. 

Meski banyak diapresiasi, Intan menilai instruksi tersebut adalah sikap reaksioner Polri yang tidak mencerminkan penguasaan pengetahuan problem akut di tubuh kepolisian secara menyeluruh. Salah satunya adalah penyalahgunaan wewenang pada fungsi reserse. Reserse, kata Intan, adalah momok bagi masyarakat karena kinerjanya tertutup dan sering digunakan sebagai alat oleh pihak kuat guna melumpuhkan masyarakat, termasuk petani.

Telegram Polri juga dinilai tidak menyentuh pejabat dan anggota kepolisian yang diduga kuat menjadi pelindung atas tindak pidana tertentu, seperti tindak pidana perkebunan. Dalam kasus dugaan mafia tanah yang dilaporkan Koperasi Petani Sawit Makmur (Kopsa M) ke Bareskrim Polri, Intan menyebut bahwa Polda Riau hanya berpangku tangan. 

“Alih-alih membantu petani yang sedang memperjuangkan hak, justru Polres Kampar yang merupakan jajaran dari Polda Riau gigih mengkriminalisasi Ketua Koperasi dan 2 orang petani dengan kasus sarat rekayasa,” kata dia.

Baca juga: Narasumber Project Multatuli Dipolisikan, AJI: Itu Kriminalisasi






Komisi III DPR RI Soroti Konflik Pertanahan di Riau, Mulfachri: Telah Berlangsung Menahun

10 hari lalu

Komisi III DPR RI Soroti Konflik Pertanahan di Riau, Mulfachri: Telah Berlangsung Menahun

Anggota Komisi III DPR RI F-PAN Mulfachri Harahap menyatakan Riau menjadi salah satu provinsi dengan angka konflik pertanahan terbanyak di Indonesia.


Dosen UGM Menilai RKUHP Jauh dari Hukum HAM

12 hari lalu

Dosen UGM Menilai RKUHP Jauh dari Hukum HAM

Dosen Fakultas Hukum UGM Herlambang P. Wiratraman berpendapat, butir pasal RKUHP gagal mencerminkan landmark decision.


Gubernur Syamsuar Buka Pekan Olahraga Provinsi Riau, Persiapan PON 2024

15 hari lalu

Gubernur Syamsuar Buka Pekan Olahraga Provinsi Riau, Persiapan PON 2024

POR Prov Riau berlangsung 12-22 November 2022 di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau.


Mayat Terbungkus Kain di Pelalawan, Bermotif Sakit Hati Uang Penjualan Sepeda Curian Dibelikan Sabu

19 hari lalu

Mayat Terbungkus Kain di Pelalawan, Bermotif Sakit Hati Uang Penjualan Sepeda Curian Dibelikan Sabu

Mayat terikat dan terbungkus kain di sebuah parit di Pelalawan, Riau. Polres Pelalawan bekuk 5 pelaku yang terlibat dalam pembunuhan ini.


Google Doodle Rayakan Pahlawan Nasional Raja Ali Haji dan Warisannya Hari Ini

23 hari lalu

Google Doodle Rayakan Pahlawan Nasional Raja Ali Haji dan Warisannya Hari Ini

Google Doodle mencatat penganugerahan gelar pahlawan nasional untuk haji pertama dari Riau ini pada hari ini, 18 tahun lalu.


Cerita Danlanud Drifting di Pangkalan AU Roesmin Nurjadin

29 hari lalu

Cerita Danlanud Drifting di Pangkalan AU Roesmin Nurjadin

Open Base Lanud Roesmin Nurjadin dan Pesta Rakyat menampilkan static show, dynamic show, berbagai perlombaan, dan olahraga otomotif drifting mobil.


Dugaan Kriminalisasi Hanifah Husein, Kuasa Hukum: Masih Ada Penyidik yang Suka Cari Kesalahan

41 hari lalu

Dugaan Kriminalisasi Hanifah Husein, Kuasa Hukum: Masih Ada Penyidik yang Suka Cari Kesalahan

Kuasa hukum Hanifah Husein menyampaikan bahwa dalam kasus kriminalisasi yang dialami Hanifah masih terdapat penyidik yang suka mencari kesalahan.


Hubungkan 2 pulau, Jembatan Bengkalis - Pulau Tanjung Padang Senilai Rp 7,4 Miliar

41 hari lalu

Hubungkan 2 pulau, Jembatan Bengkalis - Pulau Tanjung Padang Senilai Rp 7,4 Miliar

Gubernur Riau Syamsuar meninjau lokasi pembangunan Jembatan Bengkalis - Pulau Tanjung Padang di Kepulauan Meranti, senilai Rp 7,4 M, 14 Oktober 2022.


Notaris Terlibat Kredit Fiktif Puluhan Miliar di Pekanbaru, hasilnya untuk Bangun Klinik Kecantikan

49 hari lalu

Notaris Terlibat Kredit Fiktif Puluhan Miliar di Pekanbaru, hasilnya untuk Bangun Klinik Kecantikan

Kejaksaan Negeri Pekanbaru jebloskan Notaris Dewi Farni Djafar ke penjara karena diduga terlibat tindak pidana korupsi di BNI 46 Pekanbaru.


Konflik Agraria Pemkab Blora dengan Warga Wonorejo, Hadi Tjahjanto Bentuk Gugus Tugas

50 hari lalu

Konflik Agraria Pemkab Blora dengan Warga Wonorejo, Hadi Tjahjanto Bentuk Gugus Tugas

Hadi Tjahjanto akan membentuk gugus tugas untuk menyelesaikan konflik agraria antara Pemerintah Kabupaten Blora dengan warga Wonorejo, Kelurahan Cepu.