Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Yahya Staquf Ingin Ada Regenerasi di Kepengurusan PBNU

Reporter

Editor

Amirullah

image-gnews
Mantan juru bicara (Jubir) Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Yahya Cholil Staquf menyapa para undangan usai dilantik menjadi Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta, Kamis 31 Mei 2018. TEMPO/Subekti.
Mantan juru bicara (Jubir) Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Yahya Cholil Staquf menyapa para undangan usai dilantik menjadi Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta, Kamis 31 Mei 2018. TEMPO/Subekti.
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Katib Aam Syuriyah PBNU Yahya Cholil Staquf mengatakan NU perlu melakukan pembaruan memasuki seratus tahun kedua organisasi kemasyarakatan Islam itu.

Dari segi kepengurusan, misalnya, kata Yahya Staquf, harus ada jaminan berlangsungnya regenerasi secara alamiah pada setiap jenjang kepengurusan.

"Apakah kita siap melakukan regenerasi?" tanya Yahya saat bersilaturahmi dengan pengurus PWNU dan PCNU Bali, NTT, dan NTB di Denpasar, Bali, Kamis malam, 21 Oktober 2021. Serempak peserta pertemuan menyatakan siap.

Pembaruan lainnya, menurut Yahya adalah soal pengelolaan organisasi. Dia mengusulkan pola kerja di jajaran tanfidziyah atau eksekutif PBNU seperti sebuah pemerintahan. Seorang ketua umum, ujarnya, mesti berfungsi seperti seorang presiden. Ia memimpin rapat seperti seorang presiden memimpin sidang kabinet.

"Seluruh program dan agenda kerja diputuskan bersama," kata Yahya, dikutip dari siaran pers di Jakarta, Jumat, 22 Oktober 2021.

Selain menyampaikan gagasan tentang NU masa depan, dalam kesempatan itu Yahya mengutarakan niatnya maju dalam pemilihan Ketua Umum PBNU pada Muktamar Ke-34 NU di Lampung, 23-25 Desember 2021.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Yahya mengatakan sudah menyampaikan sekaligus meminta izin kepada Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj atas niatnya itu. Menanggapi paparan Yahya, Ketua PWNU Bali Abdul Aziz menyatakan sangat dapat memahami.

"Rasanya gagasan-gagasan besar Kiai Yahya kalau dilaksanakan akan mengubah wajah NU sehingga manfaatnya akan kian terasa," ujarnya.

Ketua PWNU Nusa Tenggara Barat Masnun Tahir mengapresiasi rencana kerja Yahya terkait desentralisasi program. Ia membayangkan program kerja PBNU didistribusikan ke wilayah dan cabang-cabang. "Jangan hanya sekali pas muktamar saja kami ini disapa," katanya.

Sementara itu Ketua PWNU Nusa Tenggara Timur KH Umbu Nay berharap PBNU bisa dirasakan kehadirannya di tingkat bawah, tidak hanya ketika menjelang muktamar saja.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Bagi-bagi IUPK ke Ormas Digugat ke MK, Ini Sebabnya

49 menit lalu

Tambang batubara Darma Henwa.
Bagi-bagi IUPK ke Ormas Digugat ke MK, Ini Sebabnya

UU Minerba yang memungkinkan bagi-bagi IUPK ke ormas keagamaan digugat ke Mahkamah Konstitusi karena dinilai menjurus ke SARA.


Koalisi Khofifah-Emil Dardak Makin Gemuk, Partai yang Mendukung Mereka Bertambah

2 hari lalu

Bakal Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kiri) dan Bakal Calon Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak (kanan) seusai menerima surat rekomendasi PKS untuk Pilkada Jawa Timur di Kantor DPP PKS, Jakarta, Kamis, 18 Juli 2024. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi memberikan rekomendasi dukungan untuk Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak dalam Pilkada Jawa Timur 2024. TEMPO/M Taufan Rengganis
Koalisi Khofifah-Emil Dardak Makin Gemuk, Partai yang Mendukung Mereka Bertambah

PKS masuk koalisi gemuk mendukung Koalisi Khofifah-Emil di Pilgub Jawa Timur


Duta Besar Zuhairi Ajak Kader NU Belajar dari Ulama Tunisia

3 hari lalu

Umat muslim tiba di Masjid Zitouna untuk merayakan Maulid Nabi, di Tunis, Tunisia, Senin (13/1). REUTERS/Anis Mili
Duta Besar Zuhairi Ajak Kader NU Belajar dari Ulama Tunisia

Duta Besar mengingatkan menjadi ulama dan cendekiawan membutuhkan penempaan dan pembelajaran yang serius.


Kata Kader NU Zainul Maarif Setelah Dipecat Gara-gara Bertemu Presiden Israel

5 hari lalu

Ketua Umum Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf (ketiga kiri) bersama Sekretaris Jenderal PBNU Saifulla Yusuf (ketiga kanan), Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) Juri Ardiantoro (kedua kiri), Ketua PWNU DKI Jakarta Samsul Ma'arif (kiri), Ketua Umum Pagar Nusa Nabil Haroen (kedua kanan) dan Bendahara Umum Fatayat NU Wilda Tusururoh (kanan) memberikan keterangan pers mengenai lima Nahdliyin bertemu Presiden Israel di Kantor PBNU, Jakarta, Selasa, 16 Juli 2024. Yahya Cholil Staquf meminta maaf kepada masyarakat luas atas peristiwa lima nahdliyin yang bertemu Presiden Israel Isaac Herzog. TEMPO/M Taufan Rengganis
Kata Kader NU Zainul Maarif Setelah Dipecat Gara-gara Bertemu Presiden Israel

Zainul Maarif mengklaim dirinya membela hak-hak rakyat Palestina saat bertemu Isaac Herzog.


PWNU DKI Jakarta Pecat 4 Kader NU karena Dianggap Jalin Hubungan dengan Israel

5 hari lalu

Lima warga Nahdliyin bertemu dengan Presiden Israel Isaac Herzog
PWNU DKI Jakarta Pecat 4 Kader NU karena Dianggap Jalin Hubungan dengan Israel

Selain Zainul Maarif, terdapat tiga pengurus PWNU DKI Jakarta lainnya yang dipecat, yaitu Mukti Ali Qusyairi, Roland Gunawan, dan Sapri Saleh.


Profil Gus Yahya, Ketua PBNU yang Minta Maaf Usai 5 Kadernya Bertemu Presiden Israel

7 hari lalu

Ketua PBNU Yahya Cholil Staquf memberikan sambutan di acara Halalbihalal dan Silaturahmi, Senen, Jakarta, Minggu, 28 April 2024. Ketua PBNU Yahya Cholil mengatakan bahwa NU berpolitik demi kemasalahatan bangsa, dan akan bersama Presiden dan Wakil Presiden terpilih untuk membantu ptogram pemerintah. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Profil Gus Yahya, Ketua PBNU yang Minta Maaf Usai 5 Kadernya Bertemu Presiden Israel

Ketua PBNU Gus Yahya meminta maaf usai lima orang kader NU bertemu dengan Presiden Israel. Ini profil lengkap Gus Yahya.


4 Pernyataan Publik Nahdlatul Ulama Soal 5 Kader Bertemu Presiden Israel

7 hari lalu

Lima warga Nahdliyin bertemu dengan Presiden Israel Isaac Herzog
4 Pernyataan Publik Nahdlatul Ulama Soal 5 Kader Bertemu Presiden Israel

Nahdlatul Ulama akan memberi sanksi kepada salah satu kader yang bertemu dengan Presiden Israel


Profil 5 Kader NU yang Bertemu dengan Presiden Israel

7 hari lalu

Konferensi pers PBNU mengenai lima Nahdliyin bertemu Presiden Israel di Kantor PBNU, Jakarta, Selasa, 16 Juli 2024. TEMPO/M Taufan Rengganis
Profil 5 Kader NU yang Bertemu dengan Presiden Israel

Profil lima anggota NU yang bertemu dengan Presiden Israel


Penelusuran Tempo Soal Alamat Organisasi Lobi Israel yang Disebut Gus Yahya Catut Nama NU

7 hari lalu

Ketua RT Dede Kusnaedi ketika dikonfirmasi terkait kantor Rahim di wilayahnya, Depok, Rabu, 17 Juli 2024. TEMPO/Ricky Juliansyah
Penelusuran Tempo Soal Alamat Organisasi Lobi Israel yang Disebut Gus Yahya Catut Nama NU

Alamat kantor organisasi lobi Israel yang disebut Gus Yahya mencatut nama NU berada di Depok, Jawa Barat. Tempo menelusuri alamat itu.


Sejarah Unusia, Kampus yang akan Gelar Sidang Etik Zainul Maarif karena Bertemu Presiden Israel

7 hari lalu

Gedung Kampus Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia). Dok. NU
Sejarah Unusia, Kampus yang akan Gelar Sidang Etik Zainul Maarif karena Bertemu Presiden Israel

Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) akan menggelar sidang etik kepada salah satu dosennya, Zainul Maarif karena mengunjungi Presiden Israel