Polri Blokir Rekening Koperasi Milik Pinjol Ilegal Senilai Rp 20 Miliar

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Kabagpenum Kombes Ahmad Ramadhan bersama Direktur Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dir Dittipideksus) Brigjen Pol Helmy Santika memberikan keterangan pers terkait pengungkapan jaringan sindikat pinjaman online ilegal di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat, 15 Oktober 2021. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Kabagpenum Kombes Ahmad Ramadhan bersama Direktur Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dir Dittipideksus) Brigjen Pol Helmy Santika memberikan keterangan pers terkait pengungkapan jaringan sindikat pinjaman online ilegal di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat, 15 Oktober 2021. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Badan Reserse Kriminal Polri memblokir dua rekening milik dua Koperasi Simpan Pinjam (KSP) dalam kasus pinjaman online atau pinjol ilegal

    Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Komisaris Besar Ahmad Ramadhan mengatakan pembekuan rekening merupakan pengembangan setelah polisi menangkap JS, seorang pengurus pinjol ilegal di Jakarta. JS merupakan salah satu pelaku hasil dari pengungkapan tujuh perusahaan pinjol ilegal beberapa waktu lalu.

    "Salah satunya KSP berinisial SBA yang didirikan oleh seorang warga negara Cina berinisial ZJ. Total nilai rekening yang diblokir mencapai Rp 20,5 miliar," kata Ramadhan di kantornya, Jakarta Selatan pada Kamis, 21 Oktober 2021. 

    Ramadhan menyatakan saat diperiksa penyidik, JS berperan sebagai fasilitator administrasi ZJ untuk mendirikan perusahaan pinjaman online ilegal di Jakarta. JS mengurus sejumlah kebutuhan administrasi ZJ seperti visa dan lainnya. 

    Selain itu, JS diperintahkan ZJ untuk mengumpulkan ribuan NPWP guna keperluan pendirian dua koperasi simpan pinjam. Setelah ditelusuri, ternyata koperasi yang didirikan mereka fiktif atau bodong.

    Atas dasar itu, polisi melakukan penelusuran transaksi koperasi simpan pinjam. Kemudian, memblokir dua rekening KSP tersebut.

    "Ternyata koperasi itu digunakan kedua orang tersebut untuk membuka pinjol ilegal. Lalu, mereka mulai menawarkan layanan pinjaman ke masyarakat," kata Ramadhan. 

    Baca juga: Polda Jabar Ungkap Pinjol Ilegal Beri Pinjaman Rp5 Juta, Bunga Rp80 Juta
     

    ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fitur Stiker

    Fitur "Add Yours" Instagram dapat mengundang pihak yang berniat buruk untuk menggali informasi pribadi pengguna. User harus tahu bahaya oversharing.

    Dapatkan 2 artikel premium gratis
    di Koran dan Majalah Tempo
    hanya dengan Register TempoID

    Daftar Sekarang (Gratis)