2 Tahun Jokowi - Ma'ruf, KSP Sebut Papua Sudah Punya Wajah Baru Lewat PON

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Presiden Joko Widodo (kanan) melambaikan tangannya kepada warga saat tiba di lokasi Upacara Pembukaan PON Papua di Stadion Lukas Enembe, Kompleks Olahraga Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu, 2 Oktober 2021. Pekan Olahraga Nasional ini akan dibuka langsung oleh Jokowi. ANTARA/Nova Wahyudi

    Presiden Joko Widodo (kanan) melambaikan tangannya kepada warga saat tiba di lokasi Upacara Pembukaan PON Papua di Stadion Lukas Enembe, Kompleks Olahraga Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu, 2 Oktober 2021. Pekan Olahraga Nasional ini akan dibuka langsung oleh Jokowi. ANTARA/Nova Wahyudi

    TEMPO.CO, Jakarta - Kantor Staf Presiden merilis laporan berjudul Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh 2021, bertepatan dengan dua tahun masa kerja Presiden Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin. Dalam laporan itu, KSP menyebut pemerintah telah berhasil memberi wajah baru pada Papua.

    "Di panggung perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX, Papua melukis wajah baru yang merona oleh kegembiraan. Inilah pesta raya yang memupus stigma lama tentang keterbelakangan tanah Cenderawasih," tulis laporan tersebut.

    Mereka menyebut percepatan membangun Papua dikawal melalui Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2020. UU Nomor 2 Tahun 2021 sebagai revisi Otonomi Khusus Papua mengukuhkan syarat khusus pembangunan Papua. Yakni menjunjung harkat martabat, memberi afirmasi, melindungi hak dasar orang asli Papua di bidang ekonomi, politik, sosial-budaya.

    Sejumlah program pun dijabarkan. Mulai dari meningkatkan kualitas pendidikan di Papua, beres-beres birokrasi, menumbuhkan wirausaha, hingga terakhir penyelenggaraan PON di sana.

    Terkait kualitas pendidikan, KSP menjabarkan dara Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, yang menyebut sudah ada 3.648 mahasiswa penerima beasiswa afirmasi pendidikan tinggi (ADik) di 2021. Ada juga penerima beasiswa afirmasi pendidikan menengah (ADEM) sebanyak 999 siswa kelas X, 1.363 siswa kelas XI, dan 1.420 siswa kelas XII.

    "Pemerintah memberi komitmen serupa demi melahirkan talenta-talenta unggul dari bumi Cenderawasih. Antara lain, melalui ekosistem manajemen talenta Papua," tulis laporan tersebut.

    KSP juga menjabarkan data Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi perihal indeks sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintahan (SAKIP) dan reformasi birokrasi (RB) di 2021.

    Dari data itu, nampak terjadi penurunan nilai reformasi birokrasi di Papua, dari yang awalnya bernilai B di 2018 dan 2019, menjadi CC di 2020. Sedangkan di Papua Barat, nilainya juga menurun. Setelah merangkak ke nilai B pada 2019, di 2020, nilainya kembali turun menjadi B.

    Baca juga: Survei 2 Tahun Jokowi - Ma'ruf, Kepuasan Menurun-Isu Pengangguran Disorot


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fitur Stiker

    Fitur "Add Yours" Instagram dapat mengundang pihak yang berniat buruk untuk menggali informasi pribadi pengguna. User harus tahu bahaya oversharing.

    Dapatkan 2 artikel premium gratis
    di Koran dan Majalah Tempo
    hanya dengan Register TempoID

    Daftar Sekarang (Gratis)