Minta Hukum Anggota yang Melanggar, Kapolri: Tolong Tidak Pakai Lama

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 16 Juni 2021. Rapat perdana antara Komisi III DPR RI dengan Kapolri tersebut membahas realisasi program prioritas Kapolri dan komitmen kepemimpinan, pengungkapan kasus-kasus aktual, dan tindak lanjut atas pengaduan masyarakat serta kesimpulan rapat pada rapat kerja sebelumnya. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 16 Juni 2021. Rapat perdana antara Komisi III DPR RI dengan Kapolri tersebut membahas realisasi program prioritas Kapolri dan komitmen kepemimpinan, pengungkapan kasus-kasus aktual, dan tindak lanjut atas pengaduan masyarakat serta kesimpulan rapat pada rapat kerja sebelumnya. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan kepada seluruh kepala kepolisian daerah dan kepala kepolisian resor untuk menghukum anggota yang melanggar aturan saat menjalankan tugas.

    Sigit bahkan meminta para kepala kepolisian daerah dan kepala kepolisian resor agar tak ragu menghukum secara pidana atau memecat personel yang melanggar.

    "Perlu tindakan tegas jadi tolong tidak pakai lama, segera copot, PTDH, dan proses pidana. Segera lakukan dan ini menjadi contoh bagi yang lainnya. Saya minta tidak ada Kasatwil yang ragu, bila ragu, saya ambil alih," ujar Sigit melalui keterangan tertulis pada Selasa, 19 Oktober 2021.

    Menurut Sigit, perbuatan anggota yang melanggar aturan telah merusak marwah dari institusi Polri. Hal itu juga telah mencederai kerja keras dan komitmen dari personel Polri lainnya yang telah bekerja secara maksimal.

    Oleh karena itu, Sigit berharap dengan adanya tindakan tegas kepada anggota yang melanggar aturan dapat memberikan efek jera. Apalagi, perilaku dari anggota akan turut mempengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

    "Saya tidak mau ke depan masih terjadi hal seperti ini. Kasihan anggota yang sudah kerja keras, yang capek yang selama ini berusaha berbuat baik, terus kemudian hancur gara-gara hal-hal seperti ini," kata Listyo Sigit Prabowo.

    Baca juga: Kapolri Instruksikan Kapolda Bina Anggotanya Agar Tak Arogan

    ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fitur Stiker

    Fitur "Add Yours" Instagram dapat mengundang pihak yang berniat buruk untuk menggali informasi pribadi pengguna. User harus tahu bahaya oversharing.

    Dapatkan 2 artikel premium gratis
    di Koran dan Majalah Tempo
    hanya dengan Register TempoID

    Daftar Sekarang (Gratis)