Mahfud: Korban Pinjol Ilegal Jangan Bayar, Kalau Diteror Lapor Polisi

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Menko Polhukam Republik Indonesia, Mahfud MD memberikan keterangan pers usai melakukan kunjungan kerja pada Jaksa Agung ST Burhanuddin di Gedung Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Senin, 15 Maret 2021. Kunjungan kerja tersebut dilakukan untuk berkoordinasi serta membahas penanganan sejumlah kasus korupsi. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Menko Polhukam Republik Indonesia, Mahfud MD memberikan keterangan pers usai melakukan kunjungan kerja pada Jaksa Agung ST Burhanuddin di Gedung Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Senin, 15 Maret 2021. Kunjungan kerja tersebut dilakukan untuk berkoordinasi serta membahas penanganan sejumlah kasus korupsi. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta -  Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud Md. menyebut, korban pinjaman online atau pinjol ilegal tidak perlu membayar tagihan kepada para penyedia jasa tidak sah tersebut.

    “Kepada mereka semua yang sudah menjadi korban (pinjaman online), jangan membayar,” ujar Mahfud Md. dalam keterangan persnya di kanal YouTube Kemenko Polhukam RI, Selasa, 19 Oktober 2021.

    Mahfud mengimbau agar para korban untuk melapor polisi apabila pinjol ilegal masih menagih mereka disertai ancaman. “Kalau karena tidak membayar lalu ada yang tidak terima, diteror. Lapor ke kantor polisi terdekat, polisi akan memberikan perlindungan,” tuturnya

    Bekas Ketua Mahkamah Konstitusi itu menegaskan, pemerintah akan melakukan tindakan tegas terhadap Pinjol ilegal. Mahfud memastikan bahwa kepolisian melalui Bareskrim Polri akan memasifkan gerakan untuk mengatasi maraknya kasus Pinjol ilegal.

    "Untuk Pinjol lain yang legal, yang sudah ada izin dan sah, silakan berkembang, karena justru itu yang diharapkan. Tapi yang ilegal, ini akan kami tindak dengan ancaman hukum pidana seperti itu tadi,” ujar Mahfud.

     

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fitur Stiker

    Fitur "Add Yours" Instagram dapat mengundang pihak yang berniat buruk untuk menggali informasi pribadi pengguna. User harus tahu bahaya oversharing.

    Dapatkan 2 artikel premium gratis
    di Koran dan Majalah Tempo
    hanya dengan Register TempoID

    Daftar Sekarang (Gratis)