Yahya Staquf Klaim Didukung 80 Persen Pengurus Cabang untuk Jadi Ketua Umum PBNU

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Mantan juru bicara (Jubir) Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Yahya Cholil Staquf menyapa para undangan usai dilantik menjadi Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta, Kamis 31 Mei 2018. TEMPO/Subekti.

    Mantan juru bicara (Jubir) Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Yahya Cholil Staquf menyapa para undangan usai dilantik menjadi Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta, Kamis 31 Mei 2018. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Surabaya - Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Yahya Staquf mengatakan dukungan pengurus cabang terhadap dirinya maju sebagai calon Ketua Umum PBNU telah mencapai 80 persen.

    Cabang-cabang itu meliputi Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Selatan, Bengkulu, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Maluku, Maluku Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan dan beberapa lagi.

    "Tinggal menjawab pertanyaan dari cabang-cabang lain yang mungkin masih ada," kata Yahya di kantor PWNU Jawa Timur, Sabtu, 16 Oktober 2021.

    Menurut Yahya Staquf, PBNU memiliki 521 pengurus cabang, 36 pengurus cabang istimewa di luar negeri dan 34 pengurus wilayah. Ia menawarkan konsep berupa memberdayakan cabang-cabang sebagai pelaksana program kerja. Termasuk di antaranya kampus-kampus di bawah naungan NU.

    Nantinya, kata Yahya, pengurus pusat tidak lagi sebagai pemegang tunggal agenda kerja seperti sekarang. "PBNU hanya merumuskan agenda nasional yang pengerjaannya didistribusikan ke cabang-cabang," kata dia.

    Menurut Yahya, 521 pengurus cabang tersebut tak ubahnya outlet di seluruh Indonesia yang akan dikuatkan menjadi pusat-pusat pelayanan. Tugas PBNU dan PWNU membantu mendekatkan cabang-cabang itu ke akses sumber daya. "PBNU tidak perlu lagi mengerjakan program, tugas pusat hanya mengendalikan saja," tutur Yahya.

    Yahya berujar telah bersafari ke cabang-cabang untuk mensosialisasikan program kerja itu. Bahkan keliling ke cabang, kata dia, sudah dilakukan rutin sejak sebelum memutuskan maju sebagai calon Ketua Umum PBNU.

    Ketua PWNU Jawa Timur Marzuki Mustamar mengatakan pengurus cabang se-Jawa Timur telah bulat mendukung Miftahul Achyar sebagai Rais Aam dan Yahya Staquf sebagai ketua umum tanfidziyah pada Muktamar Desember mendatang. Keputusan itu dihasilkan dari musyawarah cabang di kantor PWNU pada Selasa lalu.

    "Tugas saya meneruskan dukungan tersebut kepada KH Yahya Staquf," kata Marzuki.

    KUKUH S WIBOWO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fitur Stiker

    Fitur "Add Yours" Instagram dapat mengundang pihak yang berniat buruk untuk menggali informasi pribadi pengguna. User harus tahu bahaya oversharing.

    Dapatkan 2 artikel premium gratis
    di Koran dan Majalah Tempo
    hanya dengan Register TempoID

    Daftar Sekarang (Gratis)