Presiden Sukarno Beri Nama Douwes Dekker: Banteng yang Kuat, Danudirja Setiabudi

Reporter

Soekarno berdiskuasi dengan Douwes Dekker (kanan) dan istri Douwes Dekker, Johanna (kiri), setelah kedatangannya di Yogyakarta (1947). KITLV

TEMPO.CO, Jakarta - Hari ini, 8 Oktober merupakan kelahiran pahlawan nasional bernama Danudirja Setiabudi. Semasa hidupnya, ia aktif menjadi wartawan Koran Semarang, sempat juga menjadi staf Bataviaasch Nieuwsblad atau Surat Kabar Batavia. 

Melansir dari diskerpus.lebakkab.go.id nama Danudirja Setiabudi merupakan nama pemberian Presiden Sukarno untuk dirinya. Nama tersebut ia pakai setelah Indonesia merdeka. Pemberian nama ini dimaksudkan Sukarno sebagai pengganti singkatan nama asli Danudirja yakni Douwes Dekker. Nama Danudirja diharapkan dapat diabadikan dengan inisial tetap DD.

Kata Danu dalam nama tersebut bermakna banteng, kata Dirja berarti kuat dan tangguh, serta kata Setiabudi mempunyai makna berbudi setia. Sebenarnya nama asli yang digunakan Setiabudi sedari kecil ialah Ernest Francois Eugene Douwes Dekker.

Ernest merupakan cucu dari Jan Douwes Dekker, ia lahir di Pasuruan, Jawa Timur pada 8 Oktober 1879. Diketahui bahwa Ernest berkerabat dengan pengarang novel satiris tahun 1860 berjudul Max Havelaar yang isinya menceritakan kekejaman Belanda terhadap pribumi. Ialah Eduard Douwes Dekker, pria keturunan Belanda yang memiliki nama samaran Multatuli. Dimana kakek dari Ernest yang tidak lain adalah Jan ternyata bersaudara dengan Eduard.

Anak ketiga dari pasangan Auguste Henri Edouard Douwes Dekker dan Louisa Margaretha Neumann ini memiliki tiga saudara kandung. Pertama, Adeline merupakan saudara perempuan tertuanya yang lahir tahun 1876. Selanjutnya, perempuan bernama Adeline yang merupakan kakak kedua Ernest yang lahir di Surabaya tahun 1876. Lalu yang terakhir yaitu Guido, saudara laki-lakinya yang lahir di Batavia tahun 1883.

Ibu Danudirja adalah anak keturunan Indo dengan latar belakang ayah Jerman dan ibu Jawa. Sedangkan sang ayah merupakan keturunan asli Belanda. Sebab sang ayah yang bekerja sabagai pialang bursa efek dan agen bank, Danudirja beserta keluarganya kerap berpindah tempat tinggal. Pendidikan yang diterimanya menjadi imbas dari hal tersebut.

Saat sekolah dasar, Danudirja pernah mengenyam pendidikan di Europeesche Lagare School (ELS) Batavia. Sekolah ini merupakan sekolah khusus untuk orang Eropa serta keturuan Eropa di Hindia Belanda. Pada masa itulah, ia mulai berkeinginan menjadi penulis di masa mendatang. Karena Danudirja terinspirasi dari sebuah karya berjudul Max Havelaar, disitulah ia mulai mengenai sosok Multatuli.

Pendiri Majalah Tijdschrift surat kabar miliknya, Danudirja Setiabudi wafat di Bandung pada 28 Oktober 1950 dan dimakamkan di TMP Cikutra, Bandung. 

PUSPITA AMANDA SARI

Baca: Douwes Dekker Inspirasi Revolusi Indonesia






Inilah Sejarah KA Argo Parahyangan yang Dikabarkan Bakal Ditutup jika KCJB Beroperasi

1 hari lalu

Inilah Sejarah KA Argo Parahyangan yang Dikabarkan Bakal Ditutup jika KCJB Beroperasi

KA Argo Parahyangan dikabarkan akan ditutup saat KCJB mulai beroperasi. Begini sejarah dan fasilitas di KA Argo Parahyangan.


4 Ekor Monyet Berkeliaran di Kota Bandung, BBKSDA Jabar Duga Satwa Peliharaan

3 hari lalu

4 Ekor Monyet Berkeliaran di Kota Bandung, BBKSDA Jabar Duga Satwa Peliharaan

Tim BBKSDA dan mitra instansi masih berupaya menangkap empat ekor monyet itu agar tidak berkeliaran di pemukiman warga.


PT KAI Tambah 6 Perjalanan Kereta untuk Libur Natal dan Tahun Baru dari Bandung

10 hari lalu

PT KAI Tambah 6 Perjalanan Kereta untuk Libur Natal dan Tahun Baru dari Bandung

PT KAI menyatakan pemesanan kereta tambahan untuk libur Natal dan Tahun Baru bisa dilakukan mulai hari ini.


Dua Tempat Main Salju di Bandung, Berikut Harga Tiket dan Fasilitasnya

12 hari lalu

Dua Tempat Main Salju di Bandung, Berikut Harga Tiket dan Fasilitasnya

Dua tempat bermain salju di Bandung. Berikut Informasi jika ingin berkunjung ke sana.


Tak hanya Korban, Dampak Buruk Bullying juga Dialami Pelaku dan Orang yang Melihatnya

13 hari lalu

Tak hanya Korban, Dampak Buruk Bullying juga Dialami Pelaku dan Orang yang Melihatnya

Kasus bullying SMP Plus Baiturrahman di Ujungberung, Bandung terus disoroti publik setelah beredar video di media sosial


Gempa M 5,3 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa hingga Bandung

13 hari lalu

Gempa M 5,3 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa hingga Bandung

Data BMKG menyatakan bahwa episentrum gempa berada di titik 8.11 LS,107.87 BT atau 82 km barat daya Pangandaran, Jawa Barat di kedalaman 24 km.


Tongkat Pintar untuk Difabel Netra di Healthcare Innovation Awards 2022

21 hari lalu

Tongkat Pintar untuk Difabel Netra di Healthcare Innovation Awards 2022

Tongkat BriCane untuk difabel netra bersaing dengan 9 inovasi alat kesehatan lainnya sebagai finalis Indonesia Healthcare Innovation Awards 2022.


5 Destinasi Menarik di Balai Kota Bandung, Gembok Cinta hingga Patung Dewi Sartika

24 hari lalu

5 Destinasi Menarik di Balai Kota Bandung, Gembok Cinta hingga Patung Dewi Sartika

Kebakaran Balai Kota Bandung mengejutkan warga. Di sana terdapat destinasi unggulan, ada gembok cinta hingga patung pahlawan nasional Dewi Sartika.


Polisi Sediakan Bimbel Ujian SIM Gratis

26 hari lalu

Polisi Sediakan Bimbel Ujian SIM Gratis

Polresta Bandung menyediakan bimbel ujian SIM gratis bagi masyarakat Kabupaten Bandung dan sekitarnya. Lihat jadwalnya.


BMKG Prakirakan Bandung Hujan Ringan Saat Gerhana Bulan Total 8 November

26 hari lalu

BMKG Prakirakan Bandung Hujan Ringan Saat Gerhana Bulan Total 8 November

BMKG Stasiun Geofisika Bandung akan menggelar pengamatan gerhana bulan total 8 November bersama warga.