Top Nasional: BEM SI Dilarang Demo di Depan Gedung KPK, Gerald Sokoy Diperiksa

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam BEM SI melakukan aksi unjuk rasa di Gedung KPK, Jakarta, Senin, 27 September 2021. Para mahasiswa juga menuntut ketua KPK Firli Bahuri dicopot dari jabatannya. TEMPO/Imam Sukamto

    Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam BEM SI melakukan aksi unjuk rasa di Gedung KPK, Jakarta, Senin, 27 September 2021. Para mahasiswa juga menuntut ketua KPK Firli Bahuri dicopot dari jabatannya. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Berita yang paling banyak dibaca hingga pagi ini di antaranya, Kepolisian melarang Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) berdemo tepat di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan pada Senin, 27 September 2021. Polisi beralasan berita tentang demo mahasiswa di KPK sudah trending topic. Kemudian, Direktur Reskrimum Polda Papua Kombes Faizal Rahmadani segera meminta keterangan Gerald Sokoy tenaga kesehatan yang diserahkan KKB ke Pemda Pegunungan Bintang, Sabtu 25 September 2021. Berikut ringkasannya:

    1. Larang BEM SI Demo di Depan KPK, Polisi: Kalian Sudah Trending Topic

    Kepolisian melarang Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) berdemo tepat di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Kuningan, Jakarta Selatan pada Senin, 27 September 2021. Polisi beralasan berita tentang demo mahasiswa di KPK sudah trending topic.

    "Rekan-rekan sekalian berita rekan-rekan sudah trending topic, saya ulangi berita rekan-rekan sudah trending topic," kata seorang polisi dari pengeras suara.

    Awalnya ratusan mahasiswa dari BEM SI menuntut agar bisa menyuarakan suara di depan Gedung Merah Putih KPK. Tuntutan itu muncul karena mahasiswa hanya bisa berdemo di jalan yang berjarak sekitar 200 meter dari gedung itu.

    Polisi sempat akan membolehkan mahasiswa maju ke depan gedung. Syaratnya, mahasiswa harus menjaga protokol kesehatan dengan mengenakan masker dan berbaris berjarak. Setelah mahasiswa berbaris, polisi batal memberi izin. Mahasiswa memprotes dengan meneriakkan yel-yel.

    Saat itulah, seorang polisi berbicara dari pengeras suara mengatakan sebenarnya berdemo dilarang karena masih pandemi Covid-19. Selain itu, kata dia, berita tentang demonstrasi sudah trending topic. Karena itu, kata dia, mahasiswa tak perlu lagi berdemo di depan gedung komisi. Saat ini, mahasiswa masih menuntut agar bisa berdemo di depan gedung KPK. Polisi masih tidak mengizinkan.

    Ratusan mahasiswa dari BEM SI berdemo menuntut Presiden Joko Widodo membatalkan pemecatan 57 pegawai KPK yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK). Mereka juga menuntut Ketua KPK Firli Bahuri dipecat.

    2. Polda Papua Segera Periksa Gerald Sokoy, Nakes yang Diserahkan KKB

    Direktur Reskrimum Polda Papua Kombes Faizal Rahmadani segera meminta keterangan Gerald Sokoy tenaga kesehatan yang diserahkan KKB ke Pemda Pegunungan Bintang, Sabtu 25 September 2021.

    "Memang kami sudah menjadwalkan untuk meminta keterangan dari yang bersangkutan, Gerald Sokoy dalam minggu-minggu ini. Selain Gerald juga akan meminta keterangan dari empat nakes yang bertugas di Puskesmas Kiwirok yang terluka dan sempat dirawat di RS Marthen Indey, Jayapura," kata Faizal di Jayapura, Minggu 26 September 2021.

    Ia mengatakan, sebelumnya penyidik Polda Papua sudah meminta keterangan dari lima nakes yang tidak dirawat di rumah sakit. Dari pengakuan mereka terungkap beberapa pelaku pembakaran dikenal dan merupakan penduduk Kiwirok. "Memang benar di antara para pelaku ada beberapa orang diantaranya yang dikenal para nakes, " kata Faisal.

    Faizal yang juga menjabat Komandan Satgas Penegakan hukum Nemangkawi mengatakan pemulihan pengamanan di Kiwirok dengan menambah personel.

    "Berapa banyak personel yang akan ditambah belum dapat dipastikan, mengingat Minggu pagi, terjadi kontak tembak yang menewaskan Bhayangkara Dua Muhammad Kurniadi," kata Faizal.

    Sebelumnya ratu Ida Bagus Putu, anggota Yonif 403/WP, gugur dalam kontak tembak dengan KKB di Kiwirok pada 21 September lalu saat mengamankan lapangan terbang untuk proses evakuasi jenazah tenaga kesehatan Gabriela Meilan.

    Baca: Senaf Soll Pimpinan KKB Meninggal Dunia di RS Bhayangkara Jayapura


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pro - Kontra Syarat Tes PCR Covid-19 untuk Penerbangan Jawa - Bali

    Syarat terbaru naik transportasi udara antara lain wajib menunjukkan hasil negatif tes PCR. Kebijakan ini dinilai menyulitkan tak hanya penumpang.