Ponsel Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK Disebut Kena Retas

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pegawai nonaktif KPK memasukkan surat untuk presiden saat mengikuti aksi anti korupsi di Jakarta, Selasa, 21 September 2021. Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan terhadap pemberantasan korupsi di Indonesia setelah pemecatan 57 pegawai KPK. ANTARA/M Risyal Hidayat

    Pegawai nonaktif KPK memasukkan surat untuk presiden saat mengikuti aksi anti korupsi di Jakarta, Selasa, 21 September 2021. Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan terhadap pemberantasan korupsi di Indonesia setelah pemecatan 57 pegawai KPK. ANTARA/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah pegawai KPK atau Komisi Pemberantasan Korupsi yang tak lolos Tes Wawasan Kebangsaan terkenal retas. Ada pihak tak dikenal berupaya mengambil alih WhatsApp dan Telegram mereka.

    "Sejauh ini ada enam orang," kata pegawai KPK Ronald Sinyal di depan Gedung ACLC, Jakarta Selatan, Senin, 27 September 2021.

    Ronald mengatakan serangan terhadap gawai koleganya dimulai pukul 14.00 WIB. Sebagian orang yang diretas sudah bisa memulihkan akunnya. Namun sebagian lainnya masih belum. Ronald menduga nomor mereka diambil alih.

    Ronald belum tahu penyebab mereka diretas. Namun, peretasan ini terjadi 3 hari sebelum 57 pegawai KPK itu resmi dipecat pada 30 September 2021.

    Baca juga: BEM SI Demo di Depan Gedung KPK, Tuntut Pembatalan Pemecatan Pegawai


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ramai Tagar #PercumaLaporPolisi

    Kepolisian RI tengah dibanjiri kritik dari masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, hingga ada tagar #PercumaLaporPolisi.