KPK Setor Denda Kasus Bansos Juliari Batubara Rp 500 Juta ke Negara

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terdakwa mantan Menteri Sosial Juliari Batubara berjalan menuju mobil tahanan usai menjalani sidang pembacaan putusan secara virtual di gedung ACLC KPK, Jakarta, Senin, 23 Agustus 2021. Juliari juga tidak mengakui perbuatannya dalam tindak pidana korupsi terkait Bantuan Sosial penanganan pandemi Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek di Kementerian Sosial Tahun 2020. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    Terdakwa mantan Menteri Sosial Juliari Batubara berjalan menuju mobil tahanan usai menjalani sidang pembacaan putusan secara virtual di gedung ACLC KPK, Jakarta, Senin, 23 Agustus 2021. Juliari juga tidak mengakui perbuatannya dalam tindak pidana korupsi terkait Bantuan Sosial penanganan pandemi Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek di Kementerian Sosial Tahun 2020. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi menyetor uang Rp 500 juta dari kasus bansos covid-19 ke negara. Uang itu dibayar oleh mantan Menteri Sosial Juliari Batubara.

    "Jaksa eksekusi Andry Prihandono telah melaksanakan putusan Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat," kata pelaksana tugas juru bicara KPK Ali Fikri, Jumat, 24 September 2021.

    Ali mengatakan jaksa akan segera menagih pembayaran uang pengganti dari Juliari.

    Majelis hakim pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta memvonis Juliari Batubara 12 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider Rp 500 juta. Juliari juga dihukum membayar denda Rp 14,5 miliar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ramai Tagar #PercumaLaporPolisi

    Kepolisian RI tengah dibanjiri kritik dari masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, hingga ada tagar #PercumaLaporPolisi.