Periksa 3 Staf KPI, Komnas HAM Telisik 3 Hal

Reporter

Yuliana Langowuyo dari SKPKC (kiri), Beka Ulung Hapsara dari Komnas HAM (tengah) dan Cahyo Pamungkas (LIPI) dalam Diskusi "Papua Bukan Tanah Kosong" di Jakarta, Jum'at 15 November 2019. TEMPO/Fajar Januarta

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) telah merampungkan pemeriksaan terhadap pegawai Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Pemeriksaan itu soal perkara dugaan perundungan dan pelecehan di lembaga tersebut. 

Mereka yang diperiksa adalah tiga orang staf dan satu orang dari bagian hukum. Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara menjelaskan ketiga staf itu bekerja di divisi yang sama dengan korban, yakni MS. 

Adapun pemanggilan ketiganya, berdasarkan rilis yang disebar oleh MS dan keterangan pimpinan KPI yang disampaikan kepada Komnas HAM pada pekan lalu. 

"Kemudian untuk pemeriksaan terkait dengan situasi atau kondisi suasana kerja di lingkungan KPI," ujar Beka Ulung melalui video YouTube pada Rabu, 22 September 2021.

Selain itu, Komnas HAM juga mendalami pihak KPI merespons atas insiden perundungan yang terjadi, serta menelisik pihak yang mengetahui dan mendengar kejadian tersebut.

Kepada Komnas HAM, tiga orang staf itu menyatakan mendengar peristiwa dugaan pelecehan dan perundungan dari MS secara langsung. Mereka kemudian memberikan saran ke korban.

"Jadi mereka mendengar langsung (peristiwa) dari MS. Mendengar dari yang bersangkutan (korban) dan kemudian memberi saran kepada MS untuk melakukan langkah-langkah yang diperlukan," kata Beka Ulung. 

Karyawan KPI Pusat, MS, diduga mengalami pelecehan dan perundungan oleh rekan kerjanya pada 2015. Para terduga pelaku disebut menelanjangi dan mencoret buah zakar korban. Selain itu, korban juga mengalami perundungan secara berkala hingga membuat MS depresi.

Kasus ini terungkap setelah sebuah rilis yang berisi kronologi pelecehan dan perundungan terhadap MS viral. MS dan komisioner KPI lantas membuat laporan di Polres Jakarta Pusat pada 1 September 2021. Sebanyak lima karyawan KPI Pusat dilaporkan sebagai pelaku.

Baca juga: Kapolres Jakpus Dipanggil Komnas HAM Soal Kasus Pelecehan di KPI 

ANDITA RAHMA






Komnas HAM Sesalkan Sidang Kasus Tragedi Kanjuruhan Dilaksanakan Tertutup

7 jam lalu

Komnas HAM Sesalkan Sidang Kasus Tragedi Kanjuruhan Dilaksanakan Tertutup

Uli menyebut persidangan tragedi Kanjuruhan memiliki urgensi untuk dijalankan secara terbuka.


Kasus Penembakan Warga Dogiyai, Papua Tengah, Dilaporkan ke Komnas HAM

15 jam lalu

Kasus Penembakan Warga Dogiyai, Papua Tengah, Dilaporkan ke Komnas HAM

Komnas HAM menyatakan akan menelaah terlebih dahulu soal laporan kasus penembakan warga Dogiyai, Papua Tengah.


Komnas HAM Didesak Bentuk Tim Pencari Fakta Kasus Dogiyai

1 hari lalu

Komnas HAM Didesak Bentuk Tim Pencari Fakta Kasus Dogiyai

Pelapor akan mendatangi kantor Komnas HAM Senin siang ini.


Komnas HAM Apresiasi Vonis Seumur Hidup Pelaku Mutilasi Warga Mimika

2 hari lalu

Komnas HAM Apresiasi Vonis Seumur Hidup Pelaku Mutilasi Warga Mimika

Komnas HAM berharap putusan ini dapat menjadi sinyal langkah maju dalam penegakan hukum dan hak asasi manusia di Papua.


Kisah Ted Bundy Serial Killer Asal Amerika Serikat Tamat di Kursi Listrik

7 hari lalu

Kisah Ted Bundy Serial Killer Asal Amerika Serikat Tamat di Kursi Listrik

Pada 24 Januari 1989, salah satu serial killer atau pembunuh berantai paling kejam dieksekusi. Dia dikenal dengan nama Ted Bundy.


Dampak Perundungan Anak yang Harus Diwaspadai Orang Tua

7 hari lalu

Dampak Perundungan Anak yang Harus Diwaspadai Orang Tua

Psikiater mengungkapkan dampak perundungan yang tidak terpantau orang tua dapat membentuk karakter negatif pada anak.


Pengeroyokan Ojol di Mangga Besar Berawal dari Catcalling ke Penumpang Wanita

8 hari lalu

Pengeroyokan Ojol di Mangga Besar Berawal dari Catcalling ke Penumpang Wanita

Pengeroyokan ini berawal saat sejumlah remaja menggoda penumpang wanita yang sedang dibonceng


Komnas HAM Minta Panglima TNI dan MA Awasi Peradilan Kasus Mutilasi 4 Warga Papua

9 hari lalu

Komnas HAM Minta Panglima TNI dan MA Awasi Peradilan Kasus Mutilasi 4 Warga Papua

Permintaan ini disampaikan Komnas HAM karena proses peradilan kasus mutilasi tersebut masih belum transparan dan efektif.


Komnas HAM Soroti 6 Hal dari Sidang Mutilasi 4 Warga Mimika yang Libatkan Anggota TNI

9 hari lalu

Komnas HAM Soroti 6 Hal dari Sidang Mutilasi 4 Warga Mimika yang Libatkan Anggota TNI

Komnas HAM mengatakan proses pengadilan mengabaikan aksesbilitas bagi keluarga korban untuk mengikuti seluruh tahapan persidangan.


Banyak Konten Meresahkan Viral di Media Sosial, Ini Pesan KPI

9 hari lalu

Banyak Konten Meresahkan Viral di Media Sosial, Ini Pesan KPI

KPI mengingatkan lembaga penyiaran televisi selektif dalam memilih materi atau muatan program siaran yang berasal dari konten viral di media sosial.