Waspadai Lonjakan Kasus Covid-19, Pemerintah Perketat Pintu Masuk RI

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pada 2016, Luhut Binsar Pandjaitan juga pernah menjadi pengganti sementara Menteri ESDM, Arcandra Tahar yang diberhentikan dengan hormat. Arcandra diberhentikan karena memiliki dua kewarganegaraan. REUTERS/Darren Whiteside

    Pada 2016, Luhut Binsar Pandjaitan juga pernah menjadi pengganti sementara Menteri ESDM, Arcandra Tahar yang diberhentikan dengan hormat. Arcandra diberhentikan karena memiliki dua kewarganegaraan. REUTERS/Darren Whiteside

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah mewaspadai kemungkinan terjadinya lonjakan kasus Covid-19. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan risiko peningkatan kasus Covid-19 masih besar dan bisa terjadi sewaktu-waktu. "Presiden dalam ratas tadi pagi mengingatkan agar kita tetap waspada dan hati-hati kemunginan Kasus Covid-19 naik lagi," kata Luhut dalam jumpa pers virtual, Senin, 20 September 2021.

    Salah satunya mewaspadai masuknya varian baru seperti Mu dan Lamda ke Indonesia. Luhut mengatakan akan memperketat pintu masuk dan pengawasannya. Setiap orang yang masuk ke Indonesia akan mendapat pengawasan ketat hingga proses karantina. "Pintu masuk ke Indonesia hanya di Jakarta dan Manado," ujar Luhut.

    Dalam kesempatan ini, pemerintah kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berdasarkan level di wilayah Jawa-Bali hingga dua pekan ke depan.

    "Dalam arahan yang diberikan oleh Presiden dalam rapat terbatas hari ini diputuskan bahwa dengan melihat perkembangan yang ada, maka perubahan PPKM Level diberlakukan selama dua minggu untuk Jawa-Bali, namun evaluasi tetap dilakukan setiap minggunya untuk mengantisipasi perubahan-perubahan yang terjadi begitu cepat," ujar Luhut.

    Sebelumnya, pemerintah memperpanjang PPKM setiap pekan. Mulai pekan ini, perpanjangan dilakukan setiap dua pekan.

    Sejak 21 Juli lalu, PPKM Level 4,3, 2, 1di wilayah Jawa-Bali sudah diperpanjang hingga sembilan kali. Pemerintah melakukan evaluasi setiap sepekan sekali. Berdasarkan penilaian asesemen dalam evaluasi tersebut, suatu daerah bisa naik turun level tergantung kondisi wilayah masing-masing.

    Pemerintah akan terus memberlakukan kebijakan PPKM selama pandemi Covid-19 masih ada. Hanya saja, level PPKM setiap daerah yang akan berubah sesuai kondisi wilayah masing-masing.

    "Pemerintah sekali lagi mempertegas pertanyaan banyak orang soal kapan PPKM Jawa-Bali ini akan terus diberlakukan. Saya tegaskan, pemerintah akan terus memberlakukan PPKM Level ini di seluruh wilayah Jawa-Bali," ujar Luhut, Senin pekan lalu.

    Baca: Breaking News: PPKM Diperpanjang hingga 4 Oktober, di Jawa Bali Tak Ada Level 4


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rapor 2 Tahun Jokowi - Ma'ruf Amin, Beda Lembaga Beda Pula Hasilnya

    Pada 20 Oktober 2021, masa kerja Jokowi - Ma'ruf Amin tepat 2 tahun. Ada sejumlah lembaga mencatat ketidaksesuaian realisasi dengan janji kampanye.