Haji Lulung Minta Waspadai Propaganda Benturkan Agama dan Pancasila

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota DPR Abraham Lunggana alias Haji Lulung mengikuti Sidang Paripurna MPR ke-2 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 2 Oktober 2019. Politikus dari PAN ini dikenal sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Anggota DPR Abraham Lunggana alias Haji Lulung mengikuti Sidang Paripurna MPR ke-2 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 2 Oktober 2019. Politikus dari PAN ini dikenal sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan anggota DPR, Abraham Lunggana alias Haji Lulung, menyampaikan pidato politik perdana setelah kembali menjadi kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

    Dalam pembukaan Musyawarah Wilayah III Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) DKI Jakarta, Lulung meminta masyarakat waspada propaganda yang membenturkan agama dengan Pancasila.

    “Ada sekelompok orang melakukan propaganda. Orang ini kelihatannya mengajak Pancasila, tapi orang ini sebenarnya menyampaikan propaganda, menghasut pemuda, membenturkan agama dengan Pancasila,” kata Lulung dalam keterangannya, Ahad, 19 September 2021.

    Lulung mengatakan, persatuan masyarakat merupakan hal penting bagi bangsa Indonesia, utamanya dalam menjaga kerukunan umat beragama. Ia menilai, PPP sebagai partai Islam dan GMPI sebagai badan otonom partai harus meningkatkan rasa persatuan.

    Lulung sebelumnya memutuskan keluar dari Partai Amanat Nasional dan kembali ke partai lamanya, PPP. Ia kini menjabat sebagai Ketua Dewan Pengurus Wilayah PPP DKI Jakarta, jabatan yang pernah diembannya sebelum bergabung dengan PAN.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rapor 2 Tahun Jokowi - Ma'ruf Amin, Beda Lembaga Beda Pula Hasilnya

    Pada 20 Oktober 2021, masa kerja Jokowi - Ma'ruf Amin tepat 2 tahun. Ada sejumlah lembaga mencatat ketidaksesuaian realisasi dengan janji kampanye.