Indonesia Terima Jutaan Vaksin Covid-19 Pfizer dan AstraZeneca

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tangkapan layar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi memberikan keterangan pers secara virtual terkait ketibaan batch ketiga vaksin AstraZeneca dari COVAX Facility. ANTARA/Rangga Pandu Asmara Jingga

    Tangkapan layar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi memberikan keterangan pers secara virtual terkait ketibaan batch ketiga vaksin AstraZeneca dari COVAX Facility. ANTARA/Rangga Pandu Asmara Jingga

    TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia kembali menerima vaksin Covid-19 Pfizer dan vaksin AstraZeneca. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyebut sebanyak 2.632.500 dosis vaksin Pfizer yang telah tiba merupakan dukungan dose sharing dari pemerintah Amerika Serikat melalui jalur Covax Facility.

    Vaksin dikirim dalam dua tahap, yaitu pada 16 September sejumlah 877.500 dosis dan pada 17 September 1.755.000 dosis. Retno menyebut pengiriman ini merupakan bagian dari 4.644.900 dosis dukungan vaksin Covid-19 dari pemerintah Amerika Serikat untuk Indonesia.

    "Menurut rencana, tahap ketiga sebesar 1.140.750 dosis akan tiba pada 19 September dan tahap keempatnya sebesar 871.650 akan tiba pada 23 September," kata Retno dalam konferensi pers daring, Jumat, 17 September 2021.

    Sebelumnya, sebesar 8.000.160 dosis vaksin Moderna bantuan dari Amerika Serikat juga telah tiba. Dengan tambahan ini, maka total dukungan vaksin Covid-19 dari AS mencapai 12 juta dosis.

    Retno menyebut Indonesia juga menerima dukungan vaksin Covid-19 dari Prancis. "Kemarin, Indonesia juga telah menerima 968.360 dosis vaksin AstraZeneca dukungan dari Prancis melalui jalur Covax," ujar Retno.

    Vaksin tersebut merupakan pengiriman tahap kedua dari total komitmen 3 juta dosis vaksin. Total dose sharing yang sudah diterima dari Prancis 1.327.060 dosis.

    Pemerintah, kata Retno, akan terus berupaya mengamankan kebutuhan vaksin untuk memenuhi target sasaran vaksinasi. "Indonesia siap bekerja sama dengan negara dan pihak mana pun untuk mengamankan pasokan vaksin nasional dalam jangka pendek dan mengembangkan produksi vaksin lokal untuk jangka panjang," ujar Retno Marsudi ihwal bantuan vaksin Covid-19.

    Baca juga: Moderna Sebut Proteksi dari Vaksin COVID-19 Berpotensi Melemah Seiring Waktu

    DEWI NURITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ramai Tagar #PercumaLaporPolisi

    Kepolisian RI tengah dibanjiri kritik dari masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, hingga ada tagar #PercumaLaporPolisi.