Sejumlah Pihak Desak Jokowi Turun Tangan Soal TWK, Mahfud Md Enggan Komentar

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD melakukan tanya jawab dengan awak media di kantornya, Jakarta, 25 Februari 2020. Tempo/Friski Riana

    Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD melakukan tanya jawab dengan awak media di kantornya, Jakarta, 25 Februari 2020. Tempo/Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md enggan mengomentari permintaan sejumlah pihak agar Presiden Joko Widodo turun tangan soal polemik tes wawasan kebangsaan (TWK). "Ya nanti biar ditanggapi oleh Presiden," ujar Mahfud di Gedung Badan Reserse Kriminal Polri, Jakarta Selatan pada Kamis, 16 September 2021. 

    Sementara itu, Jokowi menyatakan bahwa yang berwenang menjawab persoalan TWK adalah pejabat pembina, dalam hal ini misalnya Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. 

    "Jangan apa-apa ditarik ke Presiden. Ini adalah sopan-santun ketatanegaraan. Saya harus hormati proses hukum yang sedang berjalan," kata Jokowi, Rabu kemarin, 15 September 2021. 

    Peneliti Indonesia Corruption Watch, Kurnia Ramadhana, telah meminta Jokowi mengagendakan pertemuan dengan Ombudsman dan Komnas HAM.  “Sebab jika tidak, ICW khawatir ada kelompok lain yang menyelinap dan memberikan informasi keliru kepada Presiden terkait isu KPK,” kata Kurnia dalam keterangannya hari ini.

    Menurut Kurnia ada sejumlah konsekuensi serius jika Jokowi tetap menganggap TWK sebagai urusan administrasi kepegawaian semata dan mengembalikan kewenangan kepada KPK sepenuhnya. Namun Mahfud Md tidak bersedia menanggapi pernyataan mereka.

    ANDITA RAHMA | FRISKI RIANA

    Baca Juga: Ini Pertimbangan MA Tolak Uji Materiil Pegawai KPK Soal TWK


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia Peringkat Pertama Covid-19 Recovery Index Asia Tenggara: Begini Kondis

    Indonesia berada di peringkat pertama di Asia Tenggara dalam Covid-19 Recovery Index yang dirilis media Jepang. Ada hal yang masih jadi perhatian.