Tinjau Vaksinasi Santri, Jokowi Harap Sekolah Tatap Muka Bisa Berjalan

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden meninjau pelaksanaan vaksinasi yang digelar di SMK PGRI 2 Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, Jatim, Selasa 7 September 2021, di mana dalam kegiatan tersebut, sebanyak 1.000 siswa-siswi SMK menerima suntikan dosis pertama vaksin Sinovac. ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden

    Presiden meninjau pelaksanaan vaksinasi yang digelar di SMK PGRI 2 Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, Jatim, Selasa 7 September 2021, di mana dalam kegiatan tersebut, sebanyak 1.000 siswa-siswi SMK menerima suntikan dosis pertama vaksin Sinovac. ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meninjau vaksinasi Covid-19 untuk para santri di Pondok Pesantren atau Dayah Istiqamatuddin Darul Mu’Arrif, Kabupaten Aceh Besar, Kamis, 16 September 2021.

    Presiden berharap vaksinasi bisa segera dilakukan secara merata di seluruh pesantren, agar pembelajaran tatap muka (PTM) bisa segera dilaksanakan.

    "Kami ingin melindungi mereka semuanya, memproteksi mereka semuanya agar tidak terkena Covid yaitu dengan vaksinasi," kata Jokowi dalam sambutannya pada Kamis, 16 Desember 2021.

    Selain di Aceh Besar, vaksinasi massal juga dilakukan di enam pondok pesantren di kabupaten/kota di Indonesia.

    Enam pondok pesantren tersebut antara lain Pondok Pesantren Modern Al-Kautsar Pekanbaru, Pondok Pesantren Al-Fathamiyah Karawang, Pondok Pesantren Darussalam Banyumas, Pondok Modern Al-Rifa’ie 2 Malang, Pondok Pesantren Asy-Syuhada Pelaihari Tanah Laut, dan Pondok Pesantren DDI Mattoanging Bantaeng.

    Jokowi juga sempat berbincang dengan salah satu santri dari Pondok Pesantren Al Rifa’ie 2. Santri bernama Mustika dari Ambon, Maluku, itu mengatakan vaksinasi Covid-19 membuat dia dapat berkumpul dengan teman-temannya.

    Selain itu, Mustika juga mengungkapkan kerinduannya untuk pulang ke Ambon. "Insyaallah kalau ada liburan nanti, beta ingin pulang ke Ambon. Beta su kangen baku dapa Mama, Bapa dan ba saudara semua yang ada di sana," ujar Mustika.

    Sebelum pulang, Presiden sempat untuk mendengarkan pembacaan puisi yang dibacakan oleh santri bernama Ulfa Ilma, yang berjudul '38 detik puisi untuk Presiden'. Presiden tersenyum dan berterima kasih atas puisi tersebut. "Terima kasih tadi atas puisinya dan untuk itu nanti saya kirimi sepeda," kata Jokowi.

    Baca juga: Jokowi: Daerah Jangan Ragu Minta Stok Vaksin


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ramai Tagar #PercumaLaporPolisi

    Kepolisian RI tengah dibanjiri kritik dari masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, hingga ada tagar #PercumaLaporPolisi.