Kapolri Listyo Sigit Catat Ada 800 Titik Karhutla di Indonesia

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (tengah) didampingi Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono (kedua kiri) dan  Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mohammad Fadil Imran (kanan) saat tiba di lokasi peluncuran aplikasi SIM Nasional Presisi Korlantas Polri (Sinar) untuk perpanjangan SIM secara daring di Jakarta, Selasa 13 April 2021. Kapolri meluncurkan aplikasi Sinar untuk perpanjang SIM secara daring agar masyarakat dapat melakukan pembuatan dan perpanjangan SIM A dan SIM C dari mana saja secara online dengan mengunduh platform digital Korlantas di Android maupun Apple. ANTARA FOTO/ Reno Esnir

    Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (tengah) didampingi Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono (kedua kiri) dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mohammad Fadil Imran (kanan) saat tiba di lokasi peluncuran aplikasi SIM Nasional Presisi Korlantas Polri (Sinar) untuk perpanjangan SIM secara daring di Jakarta, Selasa 13 April 2021. Kapolri meluncurkan aplikasi Sinar untuk perpanjang SIM secara daring agar masyarakat dapat melakukan pembuatan dan perpanjangan SIM A dan SIM C dari mana saja secara online dengan mengunduh platform digital Korlantas di Android maupun Apple. ANTARA FOTO/ Reno Esnir

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian RI Jenderal Listyo Sigit Prabowo mencatat telah terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di 800 titik wilayah Indonesia.  

    "Dari awal 2021 telah terjadi karhutla seluas 105,791 ribu hektare dengan titik api sebanyak 800," ujar Sigit di kantornya, Jakarta Selatan pada Rabu, 15 September 2021.

    Alhasil, guna menekan karhutla semakin meluas, Polri telah memasang kamera pengawas atau CCTV di 28 titik di 10 kepolisian daerah rawan.

    Rinciannya satu titik di Aceh, satu titik di Sumatera Utara, satu titik di Riau, 15 titik di Jambi. Lalu lima titik di Sumatera Selatan, satu titik di masing-masing Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara. 

    "CCTV ini dapat mendeteksi data titik api yang update setiap lima menit dengan menyesuaikan data update satelit LAPAN," ucap Sigit. 

    Sigit menargetkan pada Desember 2021 bakal ada penambahan CCTV di 40 titik pada 10 wilayah kepolisian daerah tersebut. "Dengan tambahan tiga kepolisian daerah rawan, yakni Kepulauan Riau, Sulawesi Tenggara, dan Papua," kata Kapolri Listyo Sigit. 

    Baca juga: Mediasi Antara Walhi dan Dua Perusahaan Penyebab Karhutla di Jambi Gagal 

    ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.