11 September BJ Habibie Meninggal, 2 Tahun Lalu Banjir Ucapan Belasungkawa

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Potret almarhum BJ Habibie dan origami pesawat ditampilkan saat seniman yang tergabung dalam Aliansi Seniman Rudet Bandung (Aset Bandung) melakukan aksi kesenian kolaborasi memperingati tujuh hari wafatnya almarhum Presiden ketiga RI itu di Bandung, Jawa Barat, Selasa, 17 September 2019. TEMPO/Prima mulia

    Potret almarhum BJ Habibie dan origami pesawat ditampilkan saat seniman yang tergabung dalam Aliansi Seniman Rudet Bandung (Aset Bandung) melakukan aksi kesenian kolaborasi memperingati tujuh hari wafatnya almarhum Presiden ketiga RI itu di Bandung, Jawa Barat, Selasa, 17 September 2019. TEMPO/Prima mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Bacharuddin Jusuf Habibie atau BJ Habibie wafat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat, Jakarta pada 11 September 2019. Pria kelahiran Parepare, Sulawesi Selatan ini dikenal luas sejak ia menjabat Menteri Riset dan Teknologi atau Menristek pada era Presiden Soeharto. Habibie kemudian menggantikan Soeharto saat Indonesia dilanda krisis di 1998.

    BJ Habibie berpulang dalam perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat atau RSPAD Gatot Soebroto setelah sebelumnya menjalani perawatan intensif oleh tim dokter kepresidenan di RSPAD sejak 2 September 2019. Kondisi pria kelahiran 25 Juni 1936 ini sempat membaik pada Selasa, 10 September 2019, namun pada Rabu malam, beliau menghembuskan napas terakhirnya.

    Sehari sebelum ia meninggal, BJ Habibie sempat dijenguk oleh sejumlah tokoh nasional, di antaranya oleh Jusuf Kalla, Presiden Joko Widodo, dan Presiden Kelima Susilo Bambang Yudhoyono. Saat dikabarkan meninggal dunia, BJ Habibie banyak mendapat ucapan bela sungkawa dari tokoh-tokoh masyarakat, di antaranya:

    1. Jusuf Kalla

    Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama sang istri, Mufidah Jusuf Kalla, ikut menyampaikan ucapan duka atas meninggalnya Presiden ketiga Republik .

    "Kita telah kehilangan putra terbaik bangsa, semoga Almarhum mendapat tempat yang mulia di sisi Allah Yang Maha Kuasa," ujar JK dalam keterangan tertulisnya, seperti dikutip dari artikel Tempo yang tayang Rabu, 11 September 2019.

    2. KBRI di Jerman

    Kesedihan atas meninggalnya mantan Presiden RI ke-3, B.J. Habibie juga dirasakan oleh WNI di Jerman. Kedutaan Besar RI di Berlin Jerman dalam keterangan menyampaikan duka cita mewakili seluruh WNI di Jerman.

    "Kami menyampaikan rasa duka mendalam dan bela sungkawa atas wafatnya Bapak Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie, pada hari Rabu, 11 September 2019, pukul 18.05 WIB. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa-dosa beliau dan menempatkan beliau di syurga-Nya yang terbaik," demikian keterangan KBRI Jerman yang disampaikan Kamis, 12 September 2019.

    3. Ahok

    Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama atau Ahok menyampaikan ucapan duka atas wafatnya Presiden Republik Indonesia ke-3 Bacharuddin Jusuf Habibie sesaat setelah kabar duka.

    "Turut belasungkawa dari hati paling dalam atas berpulangnya Presiden ke- 3 BJ Habibie," tulis Ahok dalam akun Twitter resminya, Rabu malam 11 September 2019.

    4. Joko Widodo

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Presiden ke-3 Bacharuddin Jusuf atau BJ Habibie.

    "Perkenankan saya atas nama seluruh rakyat Indonesia dan pemerintah menyampaikan duka yang mendalam, menyampaikan bela sungkawa mendalam atas berpulangnya ke rahmatullah, Bapak Profesor BJ Habibie tadi jam 18.05 di RSPAD Gatot Soebroto," kata Jokowi di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta seperti dikutip dari artikel Tempo yang tanyang Rabu, 11 September 2019.

    Jokowi mengaku datang ke RSPAD bersama istri, Iriana, dan anaknya, Gibran Rakabuming, tepat lima menit setelah Habibie mengembuskan nafas terakhirnya. Namun, tiga hari sebelumnya, Jokowi sudah menjenguk Habibie. Saat itu, kata Jokowi, kondisi Habibie memang tak bisa berbicara.

    5. KBRI Kamboja

    Buku Duka Cita atas berpulangnya mantan Presiden RI ke-3, Bacharuddin Jusuf Habibie, yang dibuka sejak Senin, 16 September 2019 di KBRI Phnom Penh ditanda tangani banyak pejabat Pemerintah Kamboja, Duta Besar/perwakilan Kedutaan Besar asing dan Organisasi Internasional yang ada di Kamboja.

    Diantara yang hadir untuk menorehkan ungkapan duka cita sekaligus memberikan penghormatan terakhir atas meninggalnya Habibie adalah Wakil Menteri Luar Negeri Kamboja Sea Kosal.

    "Atas nama pemerintah Kerajaan Kamboja, saya ingin menyampaikan duka cita mendalam pada pemerintah dan masyarakat Indonesia atas meninggalnyaBacharuddinJusufHabbibie, mantan Presiden Indonesia. Ini sebuah kehilangan besar," kata SeaKosal, seperti dikutip dari KBRI PhnomPenh, Kamboja pada Sabtu, 11 September 2019.

    DELFI ANA HARAHAP

    Baca: Kisah Pertemuan Pertama Kali BJ Habibie dan Soeharto


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.