Polda Papua Barat Tetapkan 17 DPO Penyerang Posramil Kisor, Ini Daftarnya

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kepolisian menyita sejumlah senjata ketika membongkar Markas Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di Timika, Papua, Senin, 14 Oktober 2019. ANTARA

    Petugas kepolisian menyita sejumlah senjata ketika membongkar Markas Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di Timika, Papua, Senin, 14 Oktober 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Manokwari - Polda Papua Barat mengungkap pemimpin Komite Nasional Papua Barat (KNPB) sektor Kisor atas nama Silas Ki sebagai otak dalam penyerangan pos Koramil yang menewaskan empat anggota TNI. Kepala bidang Humas Polda Papua Barat Kombes Adam Erwindi menyatakan Silas Ki sudah ditetapkan dalam 17 Daftar Pencarian Orang (DPO) yang secara terencana melakukan penganiayaan dan pembunuhan di Posramil Kisor.

    "Rekam jejak Silas Ki diperoleh berdasarkan keterangan dua anggotanya yang sudah ditetapkan sebagai tersangka yaitu MY dan MS," ujar Kabid Humas dalam konferensi pers di markas Polda Papua Barat di Manokwari, Jumat, kemarin. 

    Kombes Adam Erwindi menyatakan bahwa Silas Ki sebelumnya dikukuhkan sebagai pemimpin KNPB sektor Kisor pada 19 Desember 2020 dan memiliki pengikut dalam struktur organisasi itu. Menurut dia, sebelum melakukan aksi penyerangan di pos persiapan Koramil Kisor, kelompok KNPB pimpinan Silas Ki dua kali melakukan pertemuan untuk menyusun rencana.

    "Pertemuan dilakukan sebanyak dua kali, sekitar bulan Juli dan Agustus sebelum dilakukan penyerangan pos Koramil pada Kamis dini hari," ujar Adam Erwindi.

    Lebih lanjut Kabid Humas mengatakan bahwa selain peran Silas Ki, ada pula satu DPO lainnya atas nama Manfred Fatem yang sebelumnya ditetapkan sebagai DPO dua kasus pembunuhan. "Manfred Fatem adalah DPO kasus pembunuhan satu anggota Brimob Polda Papua Barat di kabupaten Teluk Bintuni dan kasus pembunuhan dua warga sipil di wilayah kabupaten Maybrat bersamaan di tahun 2020," kata Adam Erwindi.

    Kabid Humas berujar tim penyidik masih melakukan pengembangan untuk mengetahui motif penganiayaan dan pembunuhan empat anggota TNI di Posramil Kisor. "Untuk saat ini kami masih terapkan tindak pidana pembunuhan berencana sambil dilakukan pengembangan guna mengungkap motif sebenarnya," kata Kabid Humas.

    Adapun 17 DPO yang disebut telah menyerang Posramil Kisor ialah Silas Ki, Manfred Fatem, Musa Aifat, Setam Kaaf, Titus Sewa, Irian Ki, Alfin Fatem. Lalu Agus Kaaf, Melkias Ki, Melkias Same, Amos Ki, Musa Aifat, Moses Aifat, Martinus Aisnak, Yohanes Yaam, Agus Yaam, Robi Yaam.

    Baca juga: Bantah Serang Markas TNI di Maybrat, Jubir KNPB: Kami Tidak Memusuhi Aparat

    HANS ARNOLD KAPISA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.