Tetapkan DPO, Polisi Buru 17 Penyerang Posramil yang Sebabkan 4 TNI Tewas

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pangdam XVIII Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa (ketiga kanan) disaksikan Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan (kedua kanan) dan Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Tornagogo Sihombing (kanan) memegang foto prajuritnya yang gugur saat pelepasan jenazah di Markas Komando Korem 181/PVT Kota Sorong, Papua Barat, Jumat, 3 September 2021. Empat jenazah prajurit TNI AD, korban penyerangan Kelompok Separatis Teroris (KST) di Pos Persiapan Koramil Kisor Distrik Aifat, Kabupaten Maybrat, Papua Barat diberangkatkan ke daerah masing-masing untuk dimakamkan. ANTARA FOTO/Olha Mulalinda

    Pangdam XVIII Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa (ketiga kanan) disaksikan Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan (kedua kanan) dan Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Tornagogo Sihombing (kanan) memegang foto prajuritnya yang gugur saat pelepasan jenazah di Markas Komando Korem 181/PVT Kota Sorong, Papua Barat, Jumat, 3 September 2021. Empat jenazah prajurit TNI AD, korban penyerangan Kelompok Separatis Teroris (KST) di Pos Persiapan Koramil Kisor Distrik Aifat, Kabupaten Maybrat, Papua Barat diberangkatkan ke daerah masing-masing untuk dimakamkan. ANTARA FOTO/Olha Mulalinda

    TEMPO.CO, Manokwari - Kepolisian Daerah Papua Barat menetapkan 17 nama dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dari 19 orang pelaku penyerangan Posramil Kisor Distrik Aifat Selatan. Penyerangan itu menyebabkan 4 personel TNI meninggal.

    Kepala Bidang Humas Polda Papua Barat Kombes Adam Erwindi mengatakan dari 19 pelaku, dua orang diantaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka.

    "Dua tersangka sudah ditahan berinisial MY (20 tahun) asal kampung Boksu Distrik Aifat Selatan, dan MS (18 tahun) asal kampung Insum Distrik Aifat Selatan," ujar Adam Erwindi di Markas Polda Papua Barat di Manokwari, Jumat, 10 September 2021.

    Adam mengatakan identitas 17 pelaku ini merupakan pengembangan penyidikan dua tersangka MY dan MS. Sebanyak 17orang itu secara resmi ditetapkan sebagai DPO oleh tim penyidik Satreskrim Polres Sorong Selatan.

    Menurut Adam, penyerangan Posramil Kisor dilakukan secara terencana dan terorganisir dalam satu struktur pengurus Komite Nasional Papua Barat (KNPB) wilayah Maybrat.

    "Kami tetapkan peristiwa ini sebagai tindak pidana penganiayaan dan pembunuhan berencana oleh kelompok KNPB sektor Kisor pimpinan Silas Ki," kata Adam.

    Dia pun merilis 17 nama DPO tersebut adalah Silas Ki, Manfred Fatem, Musa Aifat, Setam Kaaf, Titus Sewa, Irian Ki, Alfin Fatem, Agus Kaaf, Melkias Ki, Melkias Same, Amos Ki, Musa Aifat, Moses Aifat, Martinus Aisnak, Yohanes Yaam, Agus Yaam, Robi Yaam.

    "Tim gabungan TNI - Polri masih terus memburu para pelaku, dan tidak menutup kemungkinan akan bertambah. Kami mengimbau kepada masyarakat agar segera melapor jika mengetahui keberadaan 17 DPO ini," ujar Adam.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.