10 Menteri Terkaya Kabinet Jokowi Jilid 2, Sandiaga Uno Urutan Pertama

Reporter:
Editor:

Nurhadi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 24 Agustus 2021. Rapat tersebut membahas Relokasi dan Refocussing APBN Tahun 2021. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 24 Agustus 2021. Rapat tersebut membahas Relokasi dan Refocussing APBN Tahun 2021. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK mencatat sebanyak 70,3 persen harta kekayaan para pejabat negara naik di masa pandemi selama setahun terakhir, termasuk Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Dalam setahun terakhir, KPK melaporkan harta kekayaan Jokowi naik sekitar Rp 8,9 Miliar.

    Tempo telah merangkum 10 menteri terkaya Kabinet Indonesia Maju Jilid 2 dari laman elhkpn.kpk.go.id yang diupdate per 10 September 2021, pukul 04:59 WIB. Dalam daftar kekayaan penyelenggara negara yang disajikan di laman tersebut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menduduki urutan pertama.

    Berikut daftar 10 menteri terkaya berdasarkan monitoring kepatuhan di laman ELKHPN KPK:

    1. Sandiaga Salahuddin Uno

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno masih menjadi menteri paling kaya di jajaran Kabinet Indonesia Maju, dengan harta terlapor senilai Rp. 3.815.767.386.190.

    2. Prabowo Subianto

    Menteri Pertahanan Prabowo Subianto melaporkan hartanya ke KPK dengan total keseluruhan senilai Rp. 2.029.339.519.335. Jumlah tersebut menempatkan Prabowo sebagai menteri dengan harta terbanyak kedua setelah Sandiaga Uno.

    3. Nadiem Anwar Makariem

    Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi sekaligus pendiri Gojek Nadiem Makariem menduduki posisi ketiga sebagai menteri terkaya setelah Sandiaga Uno dan Prabowo Subianto. Harta yang dimiliki Nadiem tercatat sebanyak Rp. 1.192.425.517.883.

    4. Luhut Binsar Panjaitan

    Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Panjaitan melaporkan hartanya kepada KPK dengan total senilai Rp. 745.118.108.997. Jumlah tersebut menyempatkannya di posisi keempat menteri terkaya di kabinet pemerintahan Jokowi.

    5. Airlangga Hartarto

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menempati posisi kelima sebagai menteri terkaya dengan total harta terlapor senilai Rp 260.611.928.764. Airlangga merupakan menteri dengan harta ratusan miliar rupiah terakhir di jajaran kabinet Indonesia Maju.

    6. Sofyan A Djalil

    Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan A Djalil memiliki harta sebanyak Rp 83.617.626.814, jumlah tersebut menjadikannya sebagai menteri terkaya keenam setelah Airlangga Hartarto.

    7. Muhadjir Effendy

    Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy jadi menteri terkaya di urutan ketujuh setelah Sofyan dan Airlangga dengan jumlah hartaterlapor senilai 72.624.257.063. SuharsoMonoarfa

    8. Suharso Monoarfa

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa melaporkan seluruh hartanya kepada KPK dengan total senilai Rp. 69.793.308.036. Jumlah tersebut hanya selisih hampir Rp 3 miliar dengan harta yang dimiliki Muhadjir Effendy, dan menempatkan Suharso Monoarfa di posisi kedelapan Menteri terkaya kabinet Jokowi jilid 2.

    9. Sri Mulyani Indrawati

    Menteri Keuangan Sri Mulyani melaporkan seluruh hartanya senilai Rp. 53.314.459.737, jumlah tersebut menempatkan Sri Mulyani di posisi kesembilan menteri terkaya di Kabinet Indonesia Maju Jilid 2 sekaligus posisi ke-50 pejabat penyelenggara terkaya di Indonesia, beberapa angka di bawah Jokowi.

    10. Arifin Tasrif

    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif jadi menteri terkaya di urutan kesepuluh dengan total harta terlapor Rp. 51.699.402.752.

    HENDRIK KHOIRUL MUHID

    Baca juga: 5 Menteri Jokowi yang Hartanya Paling Sedikit


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.