Mandalika Butuh 1.025.000 Dosis Vaksin Covid-19 untuk Dukung Balap WSBK

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto udara tikungan ke-14 dan tikungan-15 lintasan Mandalika International Street Circuit di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Selasa, 10 Agustus 2021. Mandalika Grand Prix Association (MGPA) selaku promotor dan operator sirkuit menyebutkan hingga akhir Juli 2021, progres keseluruhan yang dilihat dari pekerjaan trek dan pekerjaan bangunan fasilitas pendukung di dalam trek sirkuit Mandalika sudah mencapai 89,12 persen. ANTARA/Ahmad Subaidi

    Foto udara tikungan ke-14 dan tikungan-15 lintasan Mandalika International Street Circuit di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Selasa, 10 Agustus 2021. Mandalika Grand Prix Association (MGPA) selaku promotor dan operator sirkuit menyebutkan hingga akhir Juli 2021, progres keseluruhan yang dilihat dari pekerjaan trek dan pekerjaan bangunan fasilitas pendukung di dalam trek sirkuit Mandalika sudah mencapai 89,12 persen. ANTARA/Ahmad Subaidi

    TEMPO.CO, Mataram - Pelaksana Tugas Direktorat Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kemenkes, Ariyanti Anaya mengungkapkan kawasan pariwisata Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat membutuhkan 1.025.000 dosis vaksin COVID-19 untuk mendukung pelaksanaan balap World Superbike (WSBK) pada November 2021.

    "Target 70 persen itu setara 1.025.000 dosis vaksin kebutuhannya," kata Ariyanti Anaya pada rapat koordinasi dengan Komisi IX DPR RI yang dipimpin Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB di Mataram, Kamis 9 September 2021.

    Ariyanti menuturkan tingkat vaksinasi COVID-19 di NTB masih rendah baru mencapai 20 persen, sehingga untuk mengejar target 70 persen perlu dilakukan upaya percepatan vaksinasi di seluruh daerah, termasuk di Kabupaten Lombok Tengah sebagai lokasi sirkuit Mandalika.

    "Memang nggak bisa sekaligus, tapi bertahap. Karena kebutuhan vaksin ini harus dibagi-bagi buat daerah lain dan datangnya pun juga bertahap," ujarnya.

    "Tetapi yang jelas kita sudah kedatangan vaksin yang diperoleh dari sejumlah negara. Mudah-mudahan sebelum pelaksanaan WSBK pada Nopember vaksinasi di NTB bisa tercapai," katanya.

    Gubernur NTB H Zulkieflimansyah untuk menyukseskan berbagai event internasional di NTB seperti WSBK dan MotoGP di sirkuit Mandalika tentu dengan mempercepat program vaksinasi yang ditargetkan harus mencapai 70 persen. "Percepat vaksinasi merupakan fokus NTB saat ini," ujar Gubernur NTB.

    Hanya saja, sering terkendala ketersediaan vaksin dari pusat. "Kami siap melakukan vaksin, tinggal sekarang itu ketersediaan vaksin saja yang kurang," katanya.

    Kepala Dinas Kesehatan NTB, dr Lalu Hamzi Fikri mengakui, bahwa untuk mempercepat herd immunty di NTB dan Mandalika tidak ada cara lain dengan melakukan percepatan vaksinasi. "Makanya kita menargetkan 15-18 ribu orang sehari. Tapi kita ingin menaikkan lagi menjadi 45 ribu orang sudah tervaksinasi COVID-19," katanya.

    Baca: Update Covid-19 9 September: Positif Bertambah 5.990, Sembuh 10.650


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.