Demokrat Berada di Luar Pemerintahan, AHY: Kami Berkoalisi dengan Akal Sehat

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan keterangan terkait penolakan KLB di Deli Serdang usai rapat dengan Ketua DPD Partai Demokrat se-Indonesia, di Jakarta, Ahad, 7 Maret 2021. ANTARA/Fakhri Hermansyah

    Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan keterangan terkait penolakan KLB di Deli Serdang usai rapat dengan Ketua DPD Partai Demokrat se-Indonesia, di Jakarta, Ahad, 7 Maret 2021. ANTARA/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memastikan partai berlambang bintang mercy ini akan berada di luar pemerintahan dan konsisten menyampaikan kritik yang membangun terhadap pemerintah. Ia memastikan akan terus konsisten menyuarakan aspirasi rakyat.

    "Kami berkoalisi dengan akal sehat, dengan hati nurani dan juga pada akhirnya dengan suara rakyat yang sejatinya suara Tuhan," kata Agus dalam perayaan HUT ke-20 tahun Partai Demokrat, Kamis, 9 September 2021.

    Meski berada di luar pemerintahan, AHY mengatakan akan memberikan kritik yang konstruktif. "Kami memang berada di luar, tapi kami juga merah putih, karena kami ingin negara kami selamat. Kalau kami memberikan masukan, kritik yang konstruktif, janganlah dianggap sebagai sebuah bentuk perlawanan," ujar dia.

    Agus mengatakan sikap Demokrat yang berbeda dari pemerintah ini juga bukan untuk mencari panggung politik.

    "Semua yang kami lakukan bukan untuk mencari panggung politik, bukan untuk mencari keuntungan politik sesaat, buat apa? Tidak ada gunanya, dan masyarakat punya hati dan pikiran, mereka yang mencari keuntungan politik di masa pandemi juga akan mendapat penilaian tersendiri di masyarakat," tuturnya.

    Untuk itu, ia meminta pemerintah lebih terbuka terhadap kritik sebagaimana prinsip demokrasi yang membuka ruang perbedaan pendapat.

    Baca: HUT ke-20 Partai Demokrat, Jokowi: Jadi Bagian Penting Perjalanan Demokrasi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.